Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
HUKUM & KRIMINALPERISTIWAVIRAL

Premanisme Tanah Abang Kembali Viral! Sopir Bajaj Dipalak Rp100 Ribu, Polisi Buru Pelaku

27
×

Premanisme Tanah Abang Kembali Viral! Sopir Bajaj Dipalak Rp100 Ribu, Polisi Buru Pelaku

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA | Sentrapos.co.id — Aksi premanisme kembali meresahkan di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan seorang sopir bajaj menjadi korban pemalakan dengan nominal mencapai Rp100 ribu.

Menanggapi kejadian tersebut, Kapolsek Metro Tanah Abang, Dhimas Prasetyo, memastikan pihak kepolisian tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku.

“Saat ini anggota masih melakukan lidik untuk menemukan pelaku yang diduga melakukan pemalakan,” tegas Dhimas, Minggu (12/4/2026).

Patroli Gabungan Diperketat

Untuk mencegah kejadian serupa terulang, kepolisian telah berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Satpol PP dan instansi terkait, guna meningkatkan pengawasan di titik-titik rawan pungutan liar.

“Kami berkoordinasi dengan kecamatan, Satpol PP, dan dinas perhubungan untuk patroli bersama di wilayah rawan pungli,” jelasnya.

Langkah ini dinilai penting agar penanganan premanisme tidak hanya bertumpu pada aparat kepolisian, tetapi melibatkan seluruh elemen pemerintah daerah.

Ancaman dan Intimidasi Jadi Modus

Berdasarkan video yang beredar dari akun Instagram @jakarta.terkini, pelaku premanisme diduga menggunakan cara-cara intimidatif. Korban disebut diancam akan diteriaki sebagai maling atau bahkan dipukul jika menolak memberikan uang.

Para sopir bajaj mengaku berada dalam posisi sulit. Meski merasa dirugikan, mereka terpaksa mengikuti permintaan pelaku karena lokasi tersebut merupakan sumber penghasilan utama.

“Kalau tidak setor, bisa diteriaki maling bahkan dipukul,” ungkap keterangan dalam video viral tersebut.

Polisi Tegaskan Komitmen Berantas Premanisme

Maraknya kembali aksi premanisme di kawasan strategis seperti Tanah Abang menjadi perhatian serius aparat. Polisi menegaskan komitmennya untuk menindak tegas pelaku guna menciptakan rasa aman bagi masyarakat, khususnya para pekerja sektor informal.

Masyarakat juga diimbau untuk segera melaporkan jika menemukan praktik serupa, agar penindakan bisa dilakukan lebih cepat dan efektif. (*)


Poin Utama Berita

  • Video viral sopir bajaj dipalak Rp100 ribu di Tanah Abang
  • Polisi lakukan penyelidikan dan buru pelaku premanisme
  • Patroli gabungan dengan Satpol PP dan Dishub diperkuat
  • Pelaku gunakan ancaman dan intimidasi terhadap korban
  • Sopir bajaj terpaksa menyerah karena tekanan dan kebutuhan ekonomi
  • Polisi tegaskan komitmen berantas pungli dan premanisme