Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
DAERAH

Presiden Prabowo Salurkan 200 Becak Listrik untuk Tukang Becak Lansia di Lamongan

28
×

Presiden Prabowo Salurkan 200 Becak Listrik untuk Tukang Becak Lansia di Lamongan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

LAMONGAN | Sentrapos.co.id – Usia senja tak memadamkan semangat para tukang becak di Kabupaten Lamongan untuk terus bekerja demi keluarga. Kini, harapan baru hadir melalui bantuan becak listrik dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, yang disalurkan melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN).

Sebanyak 200 unit becak listrik diserahkan kepada tukang becak lanjut usia dalam kegiatan yang berlangsung di Pendopo Lokatantra, Selasa (3/2/2026). Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Presiden Prabowo Subianto terhadap kesejahteraan pekerja sektor informal, khususnya tukang becak yang masih menggantungkan hidup dari tenaga fisik di usia lanjut.

Becak listrik ini merupakan bantuan langsung yang bersumber dari dana pribadi Presiden Prabowo Subianto, disalurkan melalui Yayasan GSN sebagai bagian dari upaya mendorong modernisasi transportasi rakyat yang lebih ramah manusia dan berkelanjutan.

Direktur Perencanaan dan Pengembangan Usaha Yayasan GSN, Mayjen (Purn) Firman Dahlan, menegaskan bahwa program ini dirancang untuk meringankan beban kerja tukang becak lansia yang selama puluhan tahun mengandalkan kayuhan tenaga.

“Banyak di antara mereka berusia di atas 60 tahun, bahkan ada yang lebih dari 70 tahun, namun masih harus bekerja. Dengan becak listrik ini, kami berharap mereka tetap bisa mencari nafkah dengan beban yang lebih ringan dan lebih manusiawi,” ujar Firman.

Selain mengurangi kelelahan fisik, becak listrik dinilai lebih hemat biaya operasional serta ramah lingkungan. Firman juga menekankan bahwa tukang becak memiliki peran penting, tidak hanya sebagai pencari nafkah, tetapi juga sebagai bagian dari wajah kota dan sektor pariwisata daerah.

Kabupaten Lamongan menjadi salah satu daerah penerima manfaat dengan alokasi 200 unit becak listrik, dari total 10.000 unit yang disalurkan Yayasan GSN di wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyambut baik bantuan tersebut. Menurutnya, program becak listrik merupakan solusi nyata bagi tukang becak lansia yang tetap ingin produktif di usia senja.

“Kita memiliki tukang becak berusia 60 hingga 75 tahun yang sampai hari ini masih bekerja. Program ini benar-benar menyentuh kebutuhan mereka,” ujar Bupati yang akrab disapa Pak Yes.

Ia menambahkan, dari sisi kenyamanan, becak listrik jauh lebih unggul dibandingkan becak konvensional.

“Rasanya anteng dan nyaman, seperti kendaraan listrik. Ini tentu sangat membantu agar tenaga para tukang becak tidak terkuras,” katanya.

Untuk mendukung pemanfaatan becak listrik secara optimal, Pemerintah Kabupaten Lamongan juga menyiapkan fasilitas pengisian daya di sejumlah lokasi strategis, seperti lingkungan Pemkab Lamongan, Alun-alun Lamongan, RS Muhammadiyah, serta Terminal Lamongan.

“Dengan dukungan ini, kami berharap para tukang becak tetap produktif, mandiri, dan kualitas hidupnya meningkat meskipun sudah lanjut usia,” pungkas Pak Yes. *

Example 300250