Presiden Prabowo Targetkan 1.100 Desa Nelayan pada 2026, Perkuat Perikanan dan Gizi Nasional
Karawang | sentrapos.co.id – Presiden Prabowo Subianto menargetkan pengembangan 1.100 desa nelayan di seluruh Indonesia pada tahun 2026. Program ini menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk memperkuat sektor perikanan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.
“Tahun 2026 ini kita targetkan 1.100 desa nelayan. Tahun-tahun depan mungkin lebih banyak lagi,” ujar Presiden Prabowo saat menghadiri kegiatan Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan di Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026).
Selain itu, Presiden menyampaikan pemerintah akan membuka ribuan desa nelayan baru serta ratusan sentra budidaya ikan di berbagai daerah sebagai upaya memperluas basis ekonomi kelautan dan perikanan nasional.
“Semuanya kita akan buka ribuan desa nelayan, kita akan buka ratusan budidaya ikan,” tegas Presiden.
Menurut Prabowo, penguatan desa nelayan tidak hanya berdampak pada peningkatan pendapatan masyarakat pesisir, tetapi juga berperan strategis dalam mendukung ketahanan pangan dan gizi nasional. Ia menekankan pentingnya konsumsi protein ikan, khususnya bagi anak-anak dan generasi muda.
“Anak-anak kita harus makan protein yang banyak. Mereka harus tumbuh kuat, pintar, dan menjadi masa depan Indonesia yang hebat,” ucapnya.
Presiden menilai program pengembangan desa nelayan merupakan bagian dari rencana besar pembangunan pangan nasional yang terintegrasi. Ia mengaku optimistis setelah melihat tren positif peningkatan pendapatan petani dan nelayan dalam setahun terakhir.
Prabowo juga mengungkapkan laporan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan yang menunjukkan kondisi sektor perikanan nasional semakin membaik. Berdasarkan laporan tersebut, hasil tangkapan nelayan terus mengalami peningkatan dan diproyeksikan akan tumbuh lebih tinggi pada tahun-tahun mendatang.
“Saya juga dapat laporan dari Menteri Kelautan. Hasil nelayan-nelayan kita baik dan di tahun-tahun mendatang akan lebih naik lagi,” ujarnya.
Pemerintah menegaskan pengembangan desa nelayan akan terus diperluas secara bertahap pada tahun-tahun berikutnya. Program ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi ketahanan pangan, peningkatan gizi masyarakat, serta pertumbuhan ekonomi pesisir secara berkelanjutan. (*)










