Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
BOLA

PSG Hajar Chelsea 5-2 di Liga Champions, Kvaratskhelia Menggila dan The Blues Terancam Tersingkir

41
×

PSG Hajar Chelsea 5-2 di Liga Champions, Kvaratskhelia Menggila dan The Blues Terancam Tersingkir

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA | Sentrapos.co.idParis Saint-Germain (PSG) tampil dominan dengan mengalahkan Chelsea 5-2 pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2025/2026 di Parc des Princes, Kamis (12/3/2026) dini hari WIB.

Pertandingan berlangsung sengit sejak awal. PSG sempat unggul lebih dulu melalui Bradley Barcola, sebelum Chelsea membalas lewat Malo Gusto. Tuan rumah kembali memimpin lewat Ousmane Dembele, tetapi Enzo Fernandez berhasil menyamakan skor menjadi 2-2.

Namun, momentum pertandingan berubah drastis pada 15 menit terakhir ketika PSG mencetak tiga gol tambahan melalui Vitinha serta dua gol dari pemain pengganti Khvicha Kvaratskhelia.

Kemenangan ini membuat PSG membawa keunggulan agregat tiga gol menjelang leg kedua di Stamford Bridge.

Kesalahan Kiper Jadi Titik Balik

Salah satu momen krusial dalam pertandingan terjadi ketika kiper Chelsea Filip Jorgensen melakukan kesalahan distribusi bola yang dimanfaatkan Vitinha untuk mencetak gol ketiga PSG.

Kesalahan tersebut mengubah momentum pertandingan dan membuat Chelsea kesulitan bangkit di sisa waktu laga.

Kesalahan kecil di level Liga Champions bisa menjadi sangat mahal, dan hal itu terbukti dalam laga PSG vs Chelsea.

Situasi ini memunculkan kembali perdebatan soal posisi penjaga gawang Chelsea, yang dinilai masih membutuhkan peningkatan kualitas jika ingin kembali bersaing di level Eropa.

Pedro Neto Tunjukkan Performa Positif

Di tengah kekalahan telak, Pedro Neto menjadi salah satu pemain Chelsea yang tampil cukup impresif.

Kecepatan dan kerja kerasnya berperan penting dalam terciptanya gol Enzo Fernandez. Selain itu, Neto juga aktif membantu pertahanan tim.

Penampilan tersebut menjawab kritik sebagian suporter yang sebelumnya mempertanyakan peran Neto dalam skuad utama Chelsea.

Absennya Joao Pedro Terasa

Chelsea juga terlihat kehilangan daya serang setelah Joao Pedro ditarik keluar dari lapangan.

Ketika digantikan oleh Liam Delap, lini depan Chelsea kehilangan intensitas tekanan terhadap pertahanan PSG.

Hal ini menunjukkan bahwa kontribusi Joao Pedro tidak hanya diukur dari gol, tetapi juga dari perannya dalam menjaga ritme serangan tim.

Enzo Fernandez Tampil Menonjol

Gelandang Argentina Enzo Fernandez menjadi salah satu pemain terbaik Chelsea dalam laga tersebut.

Ketika dimainkan kembali di posisi tengah, ia mampu memberikan pengaruh besar terhadap permainan tim.

Selain mencetak gol penyama kedudukan, Enzo juga menjadi pemain dengan nilai performa tertinggi di skuad Chelsea.

Kvaratskhelia Jadi Pembeda

Di kubu PSG, pemain pengganti Khvicha Kvaratskhelia tampil sebagai pembeda.

Pemain asal Georgia itu masuk dari bangku cadangan dan langsung memberikan dampak besar dengan dua gol di akhir pertandingan.

Performa impresif tersebut membuatnya menjadi pemain terbaik dalam laga PSG vs Chelsea.

Stamford Bridge Jadi Harapan Terakhir

Meski kalah telak, Chelsea masih memiliki peluang untuk bangkit pada leg kedua di Stamford Bridge.

Atmosfer stadion yang dikenal kuat dalam laga besar Liga Champions diharapkan bisa menjadi motivasi tambahan bagi skuad asuhan Liam Rosenior.

Namun, Chelsea membutuhkan kemenangan dengan selisih minimal tiga gol untuk memaksakan perpanjangan waktu.

Gol cepat di Stamford Bridge bisa menjadi kunci jika Chelsea ingin menjaga asa lolos ke perempat final Liga Champions.

Pertandingan leg kedua diprediksi berlangsung sengit, dengan PSG berusaha mempertahankan keunggulan agregat, sementara Chelsea akan tampil habis-habisan demi membalikkan keadaan di hadapan pendukungnya sendiri. (*)

Example 300250