Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
INTERNASIONALPERISTIWA

Ratusan Aktivis Pro-Palestina Ditangkap di London, Inggris Kembali Tindak Pendukung Palestine Action

22
×

Ratusan Aktivis Pro-Palestina Ditangkap di London, Inggris Kembali Tindak Pendukung Palestine Action

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

LONDON | Sentrapos.co.id — Aparat keamanan Inggris menangkap ratusan aktivis pro-Palestina dalam aksi demonstrasi besar yang digelar di Trafalgar Square, London, Sabtu (11/4/2026).

Sebanyak 212 orang ditangkap, dengan rentang usia antara 27 hingga 82 tahun, setelah mereka menggelar aksi terbuka mendukung kelompok Palestine Action yang telah ditetapkan sebagai organisasi terlarang oleh pemerintah Inggris.

Aksi tersebut berlangsung dengan damai, namun berujung penindakan tegas dari pihak kepolisian. Para demonstran membawa plakat dukungan terhadap Palestine Action, yang kemudian menjadi dasar penangkapan.

“Menjadi anggota atau pendukung Palestine Action merupakan tindak pidana, dengan ancaman hukuman hingga 14 tahun penjara,” demikian kebijakan resmi pemerintah Inggris sejak Juli 2025.

Larangan Kontroversial dan Putusan Pengadilan

Penetapan Palestine Action sebagai organisasi terlarang memicu polemik. Pada Februari 2026, Pengadilan Tinggi London sempat menyatakan larangan tersebut berpotensi melanggar kebebasan berbicara.

Namun, pemerintah Inggris tetap melanjutkan kebijakan tersebut dan bahkan mengajukan banding atas putusan pengadilan.

Kepolisian Metropolitan London sempat menghentikan penangkapan sementara, namun kembali melanjutkan tindakan hukum sejak akhir Maret 2026.

Gelombang Penangkapan Meluas

Sejak larangan diberlakukan, tercatat hampir 3.000 orang telah ditangkap, sebagian besar hanya karena membawa simbol atau plakat dukungan terhadap Palestine Action.

Ratusan lainnya kini menghadapi proses hukum yang masih berjalan.

Aktivis Tak Gentar

Meski menghadapi ancaman hukum berat, para aktivis menyatakan tidak akan mundur. Mereka menilai aksi tersebut sebagai bentuk perlawanan moral terhadap situasi di Palestina.

“Sangat penting untuk terus hadir. Pemerintah boleh berubah, tetapi moral kami tidak,” ujar Freya (28), salah satu demonstran di lokasi aksi.

Seorang demonstran lain, Denis MacDermot (73), bahkan mengaku tidak gentar meski pernah ditangkap sebelumnya.

“Saya mendukung mereka. Jika hukum jelas, mungkin semua ini tidak perlu terjadi,” ujarnya.

Profil Palestine Action

Palestine Action didirikan pada tahun 2020 dengan tujuan menghentikan dukungan global terhadap industri pertahanan Israel.

Kelompok ini dikenal aktif menargetkan perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam produksi senjata, termasuk perusahaan pertahanan Israel, Elbit Systems.

Pemerintah Inggris menilai aktivitas kelompok tersebut berkaitan dengan tindakan ekstremisme, sementara para pendukungnya menyebutnya sebagai gerakan solidaritas dan perlawanan sipil. (*)


Poin Utama Berita

  • 212 aktivis pro-Palestina ditangkap di Trafalgar Square, London
  • Inggris menetapkan Palestine Action sebagai organisasi terlarang sejak 2025
  • Ancaman hukuman bagi pendukung mencapai 14 tahun penjara
  • Hampir 3.000 orang telah ditangkap sejak larangan diberlakukan
  • Pengadilan sempat menilai larangan melanggar kebebasan berbicara
  • Aktivis tetap melanjutkan aksi meski berisiko ditangkap
  • Palestine Action fokus menargetkan industri senjata terkait Israel