Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
DAERAHPERISTIWA

Razia Jelang Lebaran di Nganjuk: 7 Wanita Malam Diamankan, Ratusan Botol Miras Disita

65
×

Razia Jelang Lebaran di Nganjuk: 7 Wanita Malam Diamankan, Ratusan Botol Miras Disita

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

NGANJUK | Sentrapos.co.id — Aparat gabungan menggelar razia penyakit masyarakat (pekat) menjelang Lebaran di wilayah Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Dalam operasi yang dilakukan pada Sabtu (14/3/2026) malam tersebut, petugas mengamankan 7 wanita malam serta menyita ratusan botol minuman keras (miras) dari sejumlah lokasi.

Razia yang melibatkan Satpol PP Kabupaten Nganjuk bersama Detasemen Polisi Militer (Denpom) ini menyasar beberapa titik yang diduga menjadi lokasi aktivitas prostitusi dan peredaran miras.

Operasi dimulai dengan penyisiran di kawasan eks Lokalisasi Guyangan. Di lokasi tersebut, petugas menemukan empat wanita yang sedang duduk di area sekitar yang diduga tengah menunggu pelanggan.

Selain itu, di sejumlah kafe yang berada di kawasan terminal truk Guyangan, petugas juga mengamankan tiga wanita yang sedang berada di warung kopi.

Petugas menduga para wanita tersebut terlibat dalam aktivitas prostitusi terselubung di kawasan tersebut.

Ratusan Botol Miras Disita

Dalam razia tersebut, petugas juga menemukan dan menyita sejumlah minuman keras dari berbagai merek yang dijual secara ilegal.

Operasi kemudian dilanjutkan dengan menyisir warung-warung yang diduga menjual miras di wilayah Kecamatan Pace hingga Sukomoro.

Dari hasil penyisiran tersebut, petugas berhasil menyita:

  • 68 botol minuman keras berbagai merek

  • 56 botol arak jowo

Minuman keras tersebut langsung diamankan sebagai barang bukti untuk proses penindakan lebih lanjut.

Wanita yang Terjaring Razia Didata dan Dibina

Kepala Satpol PP Kabupaten Nganjuk, Nafhan Tohawi, mengatakan bahwa tujuh wanita yang terjaring razia kemudian dibawa petugas untuk dilakukan pendataan dan pembinaan.

“Setelah pendataan, kemudian kami lakukan pembinaan, lalu kami pulangkan ke rumah masing-masing,” ujar Nafhan.

Selain pembinaan, pihak Satpol PP juga membuka peluang bagi mereka yang ingin beralih profesi dan memulai usaha mandiri.

“Bagi yang berminat berwirausaha, kami akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Nganjuk,” tambahnya.

Upaya Menjaga Ketertiban Ramadan

Nafhan menegaskan bahwa razia tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk menjaga ketenteraman dan ketertiban masyarakat selama bulan suci Ramadan, khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri.

“Razia ini kami lakukan untuk menjamin ketenteraman selama bulan suci Ramadan, apalagi saat ini sudah memasuki masa jelang Lebaran,” pungkasnya.

Pemerintah daerah bersama aparat keamanan berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan terhadap aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat, terutama selama momentum Ramadan hingga perayaan Idul Fitri.

(*)

Example 300250