Lini Tengah
Aurelien Tchouameni (7/10)
Motor permainan Madrid. Aktif memutus serangan dan menjadi gelandang paling konsisten sepanjang laga.
Federico Valverde (6/10)
Enerjik, tetapi kurang tajam dalam progresi serangan.
Arda Guler (6/10)
Hampir mencetak gol indah lewat aksi individu, namun digagalkan penyelamatan gemilang Soria.
Thiago Pitarch (6/10)
Menghadapi laga penuh duel fisik. Tampil cukup berani meski beberapa kali kewalahan.
Lini Depan
Vinicius Junior (7/10)
Sumber ancaman utama Madrid. Beberapa kali melewati lawan dan memaksa Soria bekerja keras, namun menurun di babak kedua.
Gonzalo Garcia (7/10)
Bekerja keras sebagai target man. Kontribusinya dalam membangun koneksi serangan patut diapresiasi.
Pemain Pengganti
Dani Carvajal (5/10) – Minim dampak signifikan.
Dean Huijsen (5/10) – Gagal memanfaatkan peluang emas di akhir laga.
Rodrygo (5/10) – Penuh usaha, namun kurang efektif.
Franco Mastantuono (3/10) – Dua peluang terbuang dan akhirnya menerima kartu merah.
Brahim Diaz (-) – Menit bermain terlalu sedikit untuk dinilai objektif.
Evaluasi: Krisis Kreativitas Tanpa Mbappe
Absennya Mbappe terlihat signifikan terhadap efektivitas serangan Madrid. Dominasi penguasaan bola tidak diiringi ketajaman penyelesaian akhir. Solidnya pertahanan Getafe mempertegas bahwa Madrid masih memiliki persoalan kreativitas dan efisiensi saat menghadapi blok rendah.
Jika tak segera menemukan solusi, tekanan dalam perebutan gelar akan semakin berat di pekan-pekan penentuan.




















