Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
DAERAHPERISTIWA

Tragis di Rawa Pening Semarang: Remaja 17 Tahun Tewas Tenggelam Saat Berenang

29
×

Tragis di Rawa Pening Semarang: Remaja 17 Tahun Tewas Tenggelam Saat Berenang

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

SEMARANG | Sentrapos.co.id — Seorang remaja bernama Yusuf (17) tewas tenggelam di Danau Rawa Pening, Desa Bejalen, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, Sabtu (28/3/2026) pagi. Korban diduga tidak kuat berenang saat mencoba menyeberangi jarak antar branjang atau pondokan di tengah danau.

Kapolsek Ambarawa, AKP Ririh Widiastuti, menjelaskan bahwa korban bersama tiga orang saksi yang masih memiliki hubungan keluarga datang ke danau sekitar pukul 08.00 WIB untuk mencari ikan dan bermain air. Mereka menyewa satu branjang atau pondokan untuk menjaring ikan.

Sekitar pukul 10.30 WIB, korban berenang menuju branjang lain yang berjarak sekitar 50 meter. Dua saksi sempat memberikan pertolongan namun tidak berhasil. Sekitar 15 menit kemudian, seorang nelayan bernama Fandy (40) mengetahui kejadian dan mengevakuasi korban.

“Dari hasil olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan medis, tidak ditemukan unsur kekerasan. Korban diduga meninggal karena tidak mampu berenang hingga akhirnya tenggelam,” jelas Ririh.

Tim SAR gabungan langsung mengevakuasi korban ke RSUD dr Gunawan Mangunkusumo. Polisi mengimbau masyarakat yang beraktivitas di kawasan wisata air agar selalu memperhatikan keselamatan diri dan kemampuan berenang.

“Kepolisian terus mengimbau pengunjung kawasan wisata air seperti Rawa Pening, agar selalu memperhatikan faktor keselamatan dan kemampuan diri guna mencegah kejadian serupa,” pungkas Ririh.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya keselamatan saat berwisata di perairan danau, terutama bagi anak-anak dan remaja. (*Detik.com)


Poin Utama Berita

  1. Yusuf (17) tewas tenggelam di Danau Rawa Pening, Semarang.
  2. Korban mencoba berenang dari satu branjang ke branjang lain, namun tidak kuat.
  3. Dua saksi gagal menyelamatkan korban, evakuasi dilakukan nelayan dan tim SAR.
  4. Pemeriksaan medis menyimpulkan tidak ada unsur kekerasan, murni kecelakaan tenggelam.
  5. Polisi mengimbau wisatawan mengutamakan keselamatan dan menilai kemampuan berenang sebelum bermain air.
  6. Kasus ini menegaskan pentingnya pengawasan orang tua dan keamanan wisata air.