Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
HUKUM & KRIMINAL

Residivis Narkoba Kembali Ditangkap, Pengedar Sabu Keliling di Tambaksari Surabaya Terapkan Sistem “Filter” Pembeli

22
×

Residivis Narkoba Kembali Ditangkap, Pengedar Sabu Keliling di Tambaksari Surabaya Terapkan Sistem “Filter” Pembeli

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

SURABAYA | Sentrapos.co.id — Seorang pengedar sabu berinisial SR kembali ditangkap aparat kepolisian saat beraksi secara keliling di kawasan Jalan Bogen, Kecamatan Tambaksari, Surabaya. Meski menjajakan sabu secara mobile, tersangka diketahui sangat selektif dalam memilih pembelinya.

Kasat Reserse Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Adik Agus Putrawan mengungkapkan, SR merupakan residivis kasus narkotika yang telah keluar-masuk penjara sebanyak tiga kali sejak 2011. Namun, hukuman tersebut tak membuatnya jera.

“SR ini sudah tiga kali keluar masuk penjara. Setelah bebas, dia kembali berjualan mulai Desember 2025. Awalnya satu gram, kemudian tiga gram, dan terakhir yang kami amankan sebanyak 30 butir,” ujar AKP Adik Agus Putrawan kepada wartawan, Sabtu (31/1/2026).

Selektif Layani Pembeli, Hanya untuk Lingkaran Tertentu

Dalam menjalankan aksinya, SR menerapkan sistem filter ketat terhadap pembeli. Ia hanya melayani orang-orang yang sudah dikenal atau mendapat rekomendasi dari pembeli lama.

“Pembeli baru tetap diseleksi. Kalau tidak kenal, ya tidak dilayani. Yang bisa beli hanya langganan,” jelas Agus.

Ia membandingkan pola tersebut dengan peredaran narkoba di lokasi lain yang cenderung terbuka. Di Jalan Bogen, menurutnya, transaksi berlangsung lebih tertutup dan berbasis kepercayaan.

“Kalau di tempat lain siapa saja datang ditawari. Tapi di Bogen ini beda, sistemnya langganan saja yang dilayani,” imbuhnya.

Tiga Pengguna Ikut Diamankan

Selain mengamankan SR, polisi juga menangkap tiga pengguna narkoba berinisial NH, BP, dan AF yang kedapatan sedang nongkrong di lokasi. Ketiganya langsung diamankan dan menjalani tes urine.

“Mereka mengaku sebelumnya sempat menggunakan sabu secara terang-terangan di lokasi tersebut,” ungkap Agus.

Polisi Perkuat Pencegahan dan Edukasi

Polres Pelabuhan Tanjung Perak memastikan akan memperkuat langkah pencegahan dengan menggencarkan penyuluhan dan sosialisasi bahaya narkoba, khususnya kepada remaja di kawasan Jalan Bogen dan sekitarnya. Deteksi dini terhadap warga yang terpapar narkotika juga akan ditingkatkan.

“Kami akan turunkan tim untuk penyuluhan anti narkoba. Dari situ bisa kami deteksi lebih awal siapa saja yang terpapar,” pungkas AKP Adik Agus Putrawan. *

Example 300250