Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
HEADLINE NEWSINTERNASIONALPERISTIWA

Rudal Iran Hantam Israel, Ledakan Keras Guncang Yerusalem, Militer Kirim Tim Penyelamat

20
×

Rudal Iran Hantam Israel, Ledakan Keras Guncang Yerusalem, Militer Kirim Tim Penyelamat

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Sentrapos.co.id | JAKARTA – Ketegangan di Timur Tengah kembali memanas setelah Iran meluncurkan serangan rudal ke Israel pada Selasa (24/3/2026) pagi. Ledakan keras dilaporkan terdengar hingga wilayah Yerusalem, memicu kepanikan warga.

Militer Israel menyatakan bahwa rudal tersebut menargetkan wilayah utara Israel dan pihaknya segera melakukan upaya pencegatan.

“Kami berupaya mencegat ancaman tersebut,” ujar pernyataan resmi militer Israel.

Tim Penyelamat Diterjunkan, Bangunan Rusak

Pasca serangan pertama, militer Israel langsung mengerahkan tim pencarian dan penyelamatan ke sejumlah lokasi terdampak.

Laporan dari layanan darurat Magen David Adom menunjukkan adanya kerusakan bangunan cukup parah, terutama di bagian lantai atas, dengan puing-puing berserakan di area sekitar.

Petugas medis menyebutkan satu orang pria berusia 30-an mengalami luka ringan akibat terkena pecahan peluru. Hingga saat ini, belum ada laporan korban jiwa.

Serangan ini menyebabkan kerusakan infrastruktur, namun korban jiwa belum dilaporkan.

Ledakan Kedua Terdengar

Beberapa menit setelah peringatan serangan kedua, ledakan kembali terdengar di Yerusalem. Meski demikian, otoritas pertahanan Israel menyatakan situasi relatif terkendali dan warga diperbolehkan keluar dari tempat perlindungan.

Tim paramedis juga dikerahkan ke sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi jatuhnya rudal.

Ketegangan Meningkat Usai Pernyataan AS

Insiden ini terjadi hanya beberapa jam setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkap adanya komunikasi antara Washington dan pejabat Iran.

Namun, klaim tersebut langsung dibantah oleh pihak Iran, menambah ketidakpastian situasi diplomatik di kawasan.

Sementara itu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menegaskan negaranya akan terus melakukan operasi militer demi melindungi keamanan nasional.

“Kami akan terus menyerang Iran dan Lebanon untuk melindungi Israel,” tegas Netanyahu.

Konflik Meluas di Kawasan

Konflik yang melibatkan Iran dan Israel kini meluas ke wilayah lain, termasuk Lebanon. Israel terus menggencarkan operasi militer terhadap kelompok Hezbollah yang didukung Iran.

Serangan di Lebanon dilaporkan telah menewaskan lebih dari 1.000 orang dan menyebabkan lebih dari satu juta warga mengungsi.

Di sisi lain, konflik berkepanjangan juga berkaitan dengan serangan kelompok Hamas pada Oktober 2023 yang memicu perang di Gaza.

Situasi Masih Dinamis

Hingga saat ini, kondisi keamanan di kawasan Timur Tengah masih sangat dinamis. Serangan rudal terbaru ini menambah daftar eskalasi konflik yang berpotensi meluas.

Eskalasi militer antara Iran dan Israel menunjukkan konflik regional yang belum menemukan titik damai. (*)