Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
INTERNASIONALPERISTIWA

Rusia Kecam Serangan AS-Israel ke Iran: “Agresi Ilegal” Tingkatkan Risiko Bencana Nuklir

11
×

Rusia Kecam Serangan AS-Israel ke Iran: “Agresi Ilegal” Tingkatkan Risiko Bencana Nuklir

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA | Sentrapos.co.id — Pemerintah Vladimir Putin resmi mengecam tindakan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, yang disebut sebagai “agresi ilegal”.

Melalui Kementerian Luar Negeri Rusia, Rusia menyoroti serangan terhadap infrastruktur sipil dan fasilitas nuklir yang diawasi internasional, termasuk Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Bushehr, yang menimbulkan korban jiwa dan meningkatkan risiko bencana radiologis lebih parah dari Chernobyl.

“Konflik ini telah menewaskan ribuan warga sipil, termasuk perempuan dan anak-anak, serta menimbulkan penderitaan yang meluas,” tulis pernyataan resmi Rusia dikutip Russia Today (RT), Selasa (7/4/2026).

Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov menegaskan, perang yang melibatkan AS dan Israel telah membakar hampir seluruh kawasan Timur Tengah dan berdampak negatif bagi ekonomi global. Infrastruktur energi dan rute logistik utama terganggu, memicu kenaikan harga energi dan pangan.

“Ketegangan terus meningkat, dengan hampir seluruh kawasan terbakar. Ini semua adalah konsekuensi berbahaya dari agresi terhadap Iran,” ujar Peskov.

Konflik terbuka bermula sejak 28 Februari ketika AS dan Israel menyerang Teheran dan menewaskan Ayatollah Ali Khamenei, memicu penutupan Selat Hormuz, jalur vital pengiriman minyak dunia. Iran merespons dengan melancarkan serangan rudal dan drone ke pangkalan AS serta wilayah Israel, sementara aktor regional seperti Hezbollah, milisi Irak, dan kelompok Houthi di Yaman ikut memperumit situasi.

Rusia mendesak penghentian permusuhan secepatnya dan menyambut upaya mediasi dari Pakistan, Turki, dan China, serta mendukung seruan Sekretaris Jenderal PBB untuk menghentikan pertempuran.

“Fokus Kremlin adalah dampak nyata konflik di lapangan, bukan gaya bahasa ancaman yang digunakan pihak lain,” kata Peskov.

Ancaman Presiden AS Donald Trump untuk menghancurkan jembatan dan pembangkit listrik Iran memperparah ketegangan global, meningkatkan risiko krisis energi dan keamanan internasional. (*)


Poin Utama Berita

  • Rusia mengecam serangan AS-Israel ke Iran sebagai agresi ilegal
  • Serangan menyasar PLTN Bushehr dan infrastruktur sipil, meningkatkan risiko bencana nuklir
  • Ribuan warga sipil tewas, termasuk perempuan dan anak-anak
  • Konflik meluas ke wilayah regional, mengganggu energi dan logistik global
  • Penutupan Selat Hormuz memicu lonjakan harga minyak dan krisis energi
  • Rusia dukung mediasi Pakistan, Turki, China, dan seruan PBB untuk penghentian perang
  • Peskov tegaskan fokus Kremlin pada dampak nyata, bukan ancaman verbal Trump