Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
HEADLINE NEWSINTERNASIONAL

Rusia Peringatkan AS dan Israel: Serangan ke Iran Bisa Picu Krisis Nuklir Timur Tengah

83
×

Rusia Peringatkan AS dan Israel: Serangan ke Iran Bisa Picu Krisis Nuklir Timur Tengah

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

MOSKOW | Sentrapos.co.id — Rusia memperingatkan Amerika Serikat (AS) dan Israel terkait serangan militer terhadap Iran yang dinilai berpotensi memicu eskalasi konflik lebih luas di kawasan Timur Tengah. Moskow menilai langkah militer tersebut justru bisa menjadi bumerang dan memicu perlombaan senjata nuklir di kawasan.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov menyatakan serangan yang dilancarkan AS dan Israel terhadap Iran berpotensi memunculkan kekuatan baru di dalam negeri Iran yang justru mendorong negara itu untuk mengembangkan senjata nuklir.

“Kekuatan baru bisa muncul di Iran yang mendukung untuk melakukan persis apa yang ingin dihindari Amerika, yakni memperoleh bom nuklir. Karena Amerika Serikat tidak menyerang mereka yang sudah memiliki bom nuklir,” kata Lavrov seperti dikutip dari Reuters, Selasa (3/3/2026).

Serangan Picu Ketegangan Regional

Serangan militer terhadap Iran yang dimulai pada Sabtu (28/2/2026) disebut menewaskan puluhan pejabat tinggi Iran, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei. Serangan tersebut memicu ketegangan yang meluas dan berpotensi menyeret sejumlah negara di kawasan Timur Tengah ke dalam konflik.

Sebagai respons atas serangan tersebut, Iran dilaporkan melancarkan serangan terhadap sejumlah negara Arab yang menjadi lokasi pangkalan militer Amerika Serikat, di antaranya Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Arab Saudi.

Eskalasi konflik ini dinilai dapat memperluas ketidakstabilan geopolitik di kawasan yang selama ini menjadi pusat rivalitas kekuatan global.

Risiko Perlombaan Senjata Nuklir

Lavrov juga memperingatkan bahwa konflik militer tersebut berpotensi memicu perlombaan pengembangan senjata nuklir di Timur Tengah.