Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
INTERNASIONALPERISTIWA

Rusia Siap Jadi Mediator Konflik Timur Tengah, Serukan Hentikan Pertumpahan Darah

27
×

Rusia Siap Jadi Mediator Konflik Timur Tengah, Serukan Hentikan Pertumpahan Darah

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA | Sentrapos.co.id — Pemerintah Rusia menyatakan kesiapan untuk berperan dalam mencari solusi guna meredakan konflik yang tengah memanas di kawasan Timur Tengah. Moskow menegaskan dukungannya terhadap upaya diplomasi internasional guna menghentikan eskalasi kekerasan di kawasan tersebut.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, mengatakan Rusia siap membantu mendorong penghentian pertumpahan darah serta membuka kembali jalur dialog politik dan diplomatik.

“Rusia siap secara aktif membantu menemukan cara untuk segera menghentikan pertumpahan darah di kawasan tersebut, memberikan dukungan yang diperlukan untuk melanjutkan kembali proses politik dan diplomatik, serta mencari solusi berdasarkan hukum internasional, saling menghormati, dan keseimbangan kepentingan,” ujar Zakharova, dikutip dari Sputnik, Minggu (8/3/2026).

Konflik Timur Tengah Semakin Memanas

Ketegangan geopolitik di Timur Tengah meningkat tajam setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan militer skala besar terhadap Iran pada 28 Februari 2026.

Serangan tersebut dilaporkan menimbulkan korban jiwa dalam jumlah besar serta memperburuk situasi keamanan di kawasan.

Iran Balas Serangan

Sebagai respons atas serangan tersebut, Iran kemudian melancarkan serangan balasan terhadap sejumlah target strategis.

Serangan itu dilaporkan menyasar:

  • Pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Teluk

  • Fasilitas diplomatik

  • Personel militer di sejumlah wilayah

  • Beberapa kota di Israel

Situasi ini memicu kekhawatiran dunia internasional terhadap potensi eskalasi konflik regional yang lebih luas.

Rusia Dorong Jalur Diplomasi

Rusia menilai bahwa konflik yang semakin memanas harus segera ditangani melalui jalur diplomasi internasional.

Moskow menegaskan pentingnya solusi yang didasarkan pada hukum internasional, prinsip saling menghormati, serta keseimbangan kepentingan antarnegara.

Pernyataan Rusia tersebut menunjukkan upaya sejumlah negara besar untuk mendorong de-eskalasi konflik dan membuka ruang dialog damai guna mencegah krisis kemanusiaan yang lebih luas di Timur Tengah. (*)

Example 300250