JAKARTA | Sentrapos.co.id — Tumpukan sampah setinggi enam meter yang sempat viral di Pasar Induk Kramat Jati akhirnya berhasil dibersihkan secara menyeluruh. Penanganan cepat ini diikuti langkah strategis untuk mencegah krisis serupa terulang.
Berdasarkan pantauan di lapangan, gunungan sampah yang sebelumnya menumpuk selama hampir satu bulan kini sudah tidak terlihat. Area pasar tampak bersih, hanya menyisakan satu unit alat berat jenis sofel yang masih terparkir di lokasi.
Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Agus Himawan Widiyanto, memastikan proses pembersihan rampung pada Jumat (10/4/2026) sore.
“Penanganan tumpukan sampah sudah kami selesaikan sejak Jumat kemarin,” ujar Agus dalam keterangan tertulis, Sabtu (11/4/2026).
Seluruh sampah yang menumpuk tersebut telah diangkut dan dibuang ke TPST Bantar Gebang sebagai lokasi pengolahan akhir.
Angkut 700 Ton Sampah per Hari
Agus menjelaskan, proses pembersihan dilakukan melalui kolaborasi antara Perumda Pasar Jaya, pihak swasta, serta Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta.
Setiap harinya, sekitar 600 hingga 700 ton sampah diangkut dari lokasi menggunakan sekitar 20 truk typer besar dengan kapasitas 10 ton per unit.
Selama periode 2 hingga 10 April 2026, tercatat:
- 228 rit pengangkutan sampah
- 212 unit truk tronton
- 16 unit truk typer besar
Upaya masif ini menjadi kunci percepatan penanganan sampah yang sempat memicu perhatian publik luas.
Strategi Baru: Tambah Armada dan Sistem Terpadu
Untuk mencegah penumpukan kembali, Perumda Pasar Jaya akan menambah armada pengangkut sampah.
“Ke depan, kami siapkan sekitar 15 unit truk typer besar untuk mengantisipasi volume sampah harian,” jelas Agus.
Langkah ini disesuaikan dengan produksi sampah harian di Pasar Induk Kramat Jati yang mencapai 120 hingga 150 ton per hari.
Dengan penambahan armada dan sistem pengangkutan yang lebih terorganisir, diharapkan persoalan sampah di kawasan pasar terbesar di Jakarta Timur ini tidak kembali terulang.
Pembersihan total ini sekaligus menjadi momentum pembenahan sistem pengelolaan sampah pasar, yang selama ini menjadi tantangan utama di kawasan perdagangan skala besar. (*)
Poin Utama Berita
- Gunungan sampah setinggi 6 meter di Pasar Kramat Jati berhasil dibersihkan
- Sampah menumpuk hampir satu bulan sebelum akhirnya ditangani
- Hingga 700 ton sampah diangkut setiap hari selama proses pembersihan
- Total 228 rit pengangkutan dilakukan dalam 9 hari
- Seluruh sampah dibuang ke TPST Bantar Gebang
- Pasar Jaya tambah 15 truk untuk cegah penumpukan kembali

















