Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
VIRAL

SAR Pastikan Video Viral Pasirlangu Bukan Longsor Susulan, Tanah Jenuh Air Akibat Hujan Lebbat

25
×

SAR Pastikan Video Viral Pasirlangu Bukan Longsor Susulan, Tanah Jenuh Air Akibat Hujan Lebbat

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BANDUNG BARAT | Sentrapos.co.idTim Search and Rescue (SAR) gabungan memastikan video viral yang memperlihatkan dugaan pergerakan tanah di kawasan Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat bukan merupakan longsor susulan maupun pergerakan tanah baru secara geologis.

Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian, menjelaskan bahwa fenomena pada video tersebut terjadi akibat kondisi tanah yang sudah jenuh air setelah diguyur hujan berintensitas tinggi selama beberapa hari terakhir.

“Dari hasil asesmen tim safety dan geologi, belum ditemukan pergerakan tanah yang signifikan. Namun demikian, potensi pergeseran tetap diwaspadai,” ujar Ade di Bandung, Kamis (29/1/2026).

Bukan Pergerakan Tanah Geologis

Ade menerangkan, lokasi pencarian korban longsor di Pasirlangu memang berada di area dengan struktur tanah sangat labil. Air hujan yang meresap ke dalam lapisan tanah memicu perubahan visual di permukaan sehingga tampak seperti bergerak.

Itu bukan pergerakan tanah secara geologis, melainkan kondisi tanah yang jenuh air sehingga terlihat seolah-olah bergerak,” tegasnya.

Keselamatan Personel Jadi Prioritas

Meski tidak terindikasi longsor susulan, Ade menegaskan keselamatan personel SAR tetap menjadi prioritas utama selama operasi pencarian berlangsung. Pihaknya terus berkoordinasi dengan tim keselamatan dan geologi untuk memantau kondisi lapangan secara berkala dan mengantisipasi potensi risiko.

17 Alat Berat Dikerahkan

Dalam mendukung operasi pencarian, sebanyak 17 unit alat berat telah dikerahkan ke lokasi. Penggunaan alat berat saat ini masih difokuskan di sektor A1 dan A2, serta mulai diperluas ke sektor A3 guna mempercepat proses pencarian korban.

Evaluasi Hari Ketujuh Operasi

Ade menambahkan, operasi pencarian akan memasuki hari ketujuh pada Jumat (30/1). Tim SAR gabungan akan melakukan evaluasi menyeluruh untuk menentukan apakah operasi perlu diperpanjang dan menetapkan sektor prioritas lanjutan.

“Besok adalah hari ketujuh. Kami akan mengevaluasi kelanjutan operasi SAR dan menentukan sektor mana yang menjadi fokus pencarian berikutnya,” pungkasnya.

Example 300250