Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
HUKUM & KRIMINAL

Satreskrim Polres Gresik Tangkap Pelaku Pembacokan Saat Sahur Patrol, Polisi Cegah Eskalasi Konflik

28
×

Satreskrim Polres Gresik Tangkap Pelaku Pembacokan Saat Sahur Patrol, Polisi Cegah Eskalasi Konflik

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

GRESIK | Sentrapos.co.id — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Gresik menangkap tersangka berinisial S (45) terkait kasus pembacokan terhadap dua pemuda warga Desa Campurejo, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Kasatreskrim Polres Gresik, Arya Widjaya, menyampaikan bahwa pelaku merupakan warga Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan. Ia ditangkap tim Resmob setelah terdeteksi berada di wilayah Paciran.

“Tim Resmob menerima informasi keberadaan tersangka di wilayah Paciran dan langsung bergerak melakukan penangkapan untuk proses hukum lebih lanjut,” ujar Arya, Sabtu (27/2/2026).


Kronologi Pembacokan Saat Sahur Patrol

Peristiwa terjadi sekitar pukul 00.30 WIB saat sejumlah pemuda Desa Campurejo melaksanakan kegiatan sahur patrol. Ketegangan muncul ketika kelompok tersebut terlibat saling lempar bom air dan ejek-ejekan dengan pemuda Desa Banyutengah.

Situasi memanas di depan sebuah kafe di wilayah Campurejo. Pelaku diduga tiba-tiba muncul membawa senjata tajam jenis parang dan melakukan penyerangan.

Akibat insiden tersebut, dua korban mengalami luka serius. Wahyu Agung Pratama (24) dirawat di RS Ibnu Sina Gresik, sementara Moh Ruhul Madani (25) menjalani perawatan di Puskesmas Panceng.


Dijerat Pasal Penganiayaan Berat

Polisi menjerat tersangka dengan Pasal 468 Ayat (1) atau Pasal 466 Ayat (2) KUHP tentang penganiayaan berat.

Dari tangan pelaku, petugas menyita sejumlah barang bukti berupa satu bilah parang, jaket jeans biru, dan sarung putih.


Rumah Pelaku Dilaporkan Dibakar

Pasca kejadian, situasi sempat memanas. Rumah pelaku di wilayah Tlogosadang, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, dilaporkan dibakar oleh pihak yang diduga tidak terima atas insiden pembacokan tersebut.

Aparat kepolisian saat ini melakukan pengamanan guna mencegah eskalasi konflik lanjutan.

AKP Arya Widjaya menegaskan pihaknya akan menindak tegas setiap bentuk kekerasan yang mengganggu ketertiban masyarakat.

“Kami mengimbau warga agar tidak terprovokasi dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat penegak hukum,” tegasnya. (*)

Example 300250