JAKARTA | Sentrapos.co.id — Serangan udara Iran dilaporkan semakin intens dan meluas ke sejumlah negara Arab di kawasan Teluk setelah Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei menyampaikan pidato publik perdananya pada Kamis (12/3/2026).
Sejumlah laporan media internasional menyebutkan, dalam beberapa jam setelah pidato tersebut, rudal dan drone Iran terpantau beterbangan di langit negara-negara Teluk, memicu peningkatan status siaga militer di berbagai negara kawasan.
Drone Iran Dicegat di Arab Saudi
Kementerian Pertahanan Arab Saudi menyatakan militer Riyadh berhasil mencegat puluhan drone Iran hingga Jumat (13/3) pagi.
Salah satu drone disebut mengarah ke ladang minyak Shaybah, salah satu fasilitas energi strategis milik Arab Saudi di wilayah timur negara tersebut.
Langkah pencegatan dilakukan melalui sistem pertahanan udara untuk melindungi instalasi energi vital dari potensi serangan.
Bahrain Aktifkan Sirene Darurat
Sementara itu, Kementerian Dalam Negeri Bahrain mengaktifkan sirene darurat setelah serangan drone Iran dilaporkan menghantam tangki bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Muharraq.
Pemerintah Bahrain juga mengeluarkan imbauan kepada warga untuk segera mencari tempat perlindungan.
Peringatan keamanan tersebut dilaporkan masih diberlakukan hingga Jumat pagi sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan serangan lanjutan.
Kuwait Hadapi Gelombang Rudal dan Drone
Di Kuwait, militer menyatakan tengah menghadapi gelombang serangan rudal dan drone yang datang dari arah Iran.
Pihak militer meminta masyarakat tetap tenang dan mengikuti instruksi keamanan dari pemerintah.
“Jika terdengar suara ledakan, itu merupakan hasil dari sistem pertahanan udara yang mencegat serangan musuh,” demikian pernyataan Staf Umum Angkatan Udara Kuwait melalui akun resmi mereka di platform X.
Dalam 24 jam terakhir, Kementerian Pertahanan Kuwait mengungkapkan telah mendeteksi lima rudal dan tujuh drone.
Sebagian drone bahkan dilaporkan jatuh di area bangunan tempat tinggal dan Bandara Internasional Kuwait, meski belum ada laporan korban jiwa.
Oman dan Qatar Tingkatkan Kewaspadaan
Di Oman, kantor berita setempat melaporkan sebuah pesawat nirawak berhasil ditembak jatuh di atas Kota Khasab.
Sebelumnya, Oman juga melaporkan tangki BBM di Pelabuhan Salalah rusak akibat serangan drone.
Sementara itu, Kementerian Pertahanan Qatar mengklaim berhasil mencegat dua rudal balistik, satu rudal jelajah, dan sejumlah drone yang diluncurkan dari wilayah Iran.
Pemerintah Qatar pun mengeluarkan peringatan keamanan tingkat tinggi dan meminta warga untuk tetap berada di dalam ruangan.
UEA Hadapi Puluhan Serangan Udara
Di Uni Emirat Arab (UEA), militer menyatakan telah berinteraksi dengan 10 rudal balistik dan 26 drone yang diluncurkan dari Iran.
Langkah pertahanan udara dilakukan guna memastikan keamanan wilayah udara dan melindungi fasilitas vital negara.




















