Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
HUKUM & KRIMINAL

Siswi SMP Diduga Disekap dan Diperkosa di Gresik, Polisi Selidiki Terlapor yang Disebut Anggota Gangster

25
×

Siswi SMP Diduga Disekap dan Diperkosa di Gresik, Polisi Selidiki Terlapor yang Disebut Anggota Gangster

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

GRESIK | Sentrapos.co.id – Seorang siswi kelas II SMP asal Surabaya diduga menjadi korban penyekapan dan kekerasan seksual di sebuah rumah kosong di Desa Randegansari, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik.

Kasus ini kini ditangani oleh Polres Gresik setelah keluarga korban melaporkan peristiwa tersebut.

Peristiwa Terjadi Februari 2025, Terungkap Januari 2026

Ayah korban berinisial CEY (44) menuturkan, peristiwa dugaan kekerasan itu terjadi pada 27 Februari 2025. Namun, kejadian tersebut baru terungkap pada 15 Januari 2026 setelah pihak sekolah memanggil orang tua korban.

Menurut CEY, pada hari kejadian putrinya berpamitan untuk mengikuti kegiatan bersama teman-temannya pada Sabtu siang. Karena tidak menaruh kecurigaan, ia mengizinkan anaknya pergi.

Namun hingga malam hari korban tak kunjung pulang dan tidak dapat dihubungi. Keesokan paginya korban kembali ke rumah dan menyampaikan bahwa ia menginap di rumah temannya. Keluarga sempat mempercayai penjelasan tersebut.

Fakta berbeda terungkap hampir setahun kemudian saat pihak sekolah memanggil orang tua dan menyampaikan dugaan adanya tindak kekerasan terhadap korban.

Dugaan Penyekapan di Rumah Kosong

Berdasarkan keterangan keluarga, korban diduga diajak oleh kakak kelasnya berinisial GBA untuk keluar bersama. Bukannya mengikuti kegiatan bersama teman-teman, korban justru dibawa berkeliling dan akhirnya diajak masuk ke rumah kosong di Desa Randegansari, Driyorejo.

Di lokasi tersebut, korban diduga mengalami ancaman dan kekerasan. Keluarga menyebut terlapor sempat mengancam korban agar tidak melapor.

Kasus ini juga dikaitkan dengan dugaan keterlibatan terlapor dalam kelompok remaja tertentu. Namun, hal tersebut masih dalam tahap pendalaman aparat penegak hukum.

Polisi Lakukan Penyelidikan

Kanit PPA Satreskrim Polres Gresik, Hendri Hadiwoso, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari keluarga korban.

“Benar, laporan sudah kami terima. Saat ini masih dalam proses penyelidikan,” ujarnya.

Polisi memastikan akan melakukan pemeriksaan saksi-saksi serta mengumpulkan alat bukti guna memastikan unsur pidana dalam kasus tersebut.

Perlindungan Anak Jadi Prioritas

Kasus ini kembali menjadi pengingat pentingnya pengawasan orang tua, lingkungan sekolah, serta peran masyarakat dalam mencegah kekerasan terhadap anak. Aparat penegak hukum diharapkan bertindak cepat dan profesional untuk memberikan keadilan bagi korban.

Sentrapos.co.id tidak menampilkan identitas lengkap korban demi menjaga privasi dan perlindungan hukum sesuai ketentuan perundang-undangan tentang perlindungan anak.

Perkembangan kasus ini akan terus dipantau hingga proses hukum berjalan sesuai aturan yang berlaku. (*)