JAKARTA | Sentrapos.co.id – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauziah memastikan fasilitas di Stasiun Pasar Senen ramah perempuan dan anak menjelang arus mudik Lebaran 2026. Pemerintah menegaskan layanan transportasi publik harus memberikan rasa aman, nyaman, serta perlindungan optimal bagi perempuan dan anak selama perjalanan mudik.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana transportasi publik dalam menghadapi lonjakan penumpang selama periode mudik.
“Kami melihat adanya kemajuan yang luar biasa. Fasilitas di Stasiun Pasar Senen semakin baik dan kenyamanan bagi perempuan serta anak sudah semakin diperhatikan,” kata Arifah Fauziah dalam keterangan pers di Jakarta, Senin (16/3/2026).
Fasilitas Ramah Perempuan dan Anak Semakin Lengkap
Dalam peninjauan tersebut, Menteri PPPA menilai berbagai fasilitas di Stasiun Pasar Senen telah mendukung terciptanya layanan transportasi yang inklusif dan ramah keluarga.
Beberapa fasilitas yang ditinjau antara lain musala, ruang laktasi, ruang bermain anak, serta fasilitas kesehatan bagi penumpang. Fasilitas tersebut dinilai penting untuk menunjang kenyamanan perempuan dan anak selama perjalanan mudik Lebaran.
“Fasilitas ini tidak hanya menjadi tanggung jawab penyedia layanan transportasi semata. Tetapi memerlukan dukungan dan kerja sama dari semua pihak agar dapat berjalan optimal,” ujar Arifah.
Ia menambahkan bahwa kolaborasi antara pengelola transportasi, petugas layanan, dan berbagai pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam menghadirkan layanan transportasi yang aman dan nyaman.
“Kesiapan sarana prasarana untuk mendukung kebutuhan perempuan dan anak selama masa mudik telah berjalan baik. Hal ini terwujud berkat kolaborasi pengelola transportasi, petugas layanan, serta berbagai pemangku kepentingan terkait,” kata Arifah.
Pemudik Diimbau Tetap Waspada
Selain meninjau fasilitas, Menteri PPPA juga mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan selama perjalanan mudik.
Ia meminta pemudik mempersiapkan perjalanan dengan baik, menjaga kondisi kesehatan, serta mengikuti arahan petugas di area transportasi publik.
“Kami mengimbau para pemudik untuk meningkatkan kewaspadaan selama perjalanan. Ini juga termasuk tidak membawa barang berharga secara berlebihan,” ujarnya.
Langkah ini diharapkan dapat meminimalisasi potensi gangguan keamanan selama arus mudik dan memastikan perjalanan masyarakat berjalan lancar.
Tiket Kereta Mudik Masih Tersedia, Namun Terbatas
Sementara itu, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta memastikan tiket kereta api untuk periode mudik Lebaran 2026 masih tersedia hingga 20 Maret 2026, meskipun jumlahnya semakin terbatas.
Manager Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo mengatakan rata-rata tiket yang tersisa untuk keberangkatan menjelang Lebaran kurang dari seribu kursi per hari.
“Untuk ketersediaan tiket sampai dengan tanggal 20 memang cukup tipis ya. Rata-rata kurang dari 1.000 tiket per harinya,” kata Franoto.
Meski demikian, Franoto menjelaskan ketersediaan tiket kereta api jarak jauh setelah Idul Fitri justru masih cukup banyak.
“Dari tanggal 23 sampai dengan tanggal 1 April, bagi masyarakat yang belum sempat mudik sebelum Lebaran, tiket masih cukup banyak tersedia,” ujarnya.
Dengan kesiapan fasilitas transportasi serta ketersediaan tiket yang masih tersedia, pemerintah berharap arus mudik Lebaran 2026 dapat berjalan aman, nyaman, dan tertib bagi seluruh masyarakat. (*)




















