Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
BOLA

Status Dean James Dipersoalkan di Belanda, Laga Go Ahead Eagles vs NAC Breda Terancam Diulang

43
×

Status Dean James Dipersoalkan di Belanda, Laga Go Ahead Eagles vs NAC Breda Terancam Diulang

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

DEVENTER, Sentrapos.co.id — Status kewarganegaraan bek naturalisasi Timnas Indonesia, Dean James, menjadi polemik di Belanda setelah NAC Breda mengajukan keberatan resmi kepada KNVB.

Protes tersebut berkaitan dengan hasil pertandingan pekan ke-27 Eredivisie 2025/2026, saat Go Ahead Eagles menang telak 6-0 atas NAC Breda di De Adelaarshorst, Minggu (15/3/2026).

NAC Breda meminta agar hasil pertandingan dinyatakan tidak sah, bahkan membuka kemungkinan laga dijadwalkan ulang.

“Kami mengajukan permohonan agar pertandingan tersebut dinyatakan tidak sah,” menjadi inti keberatan pihak NAC Breda terkait status pemain.

Persoalan ini berakar dari perubahan kewarganegaraan Dean James pada Maret 2025, ketika ia resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) untuk memperkuat Timnas Indonesia.

Dalam sistem hukum Belanda, perubahan kewarganegaraan dapat berdampak pada hilangnya status warga negara sebelumnya, yang berimplikasi pada izin kerja dan kelayakan bermain di kompetisi profesional.

Pakar hukum olahraga, Dolf Segaar, menilai ada potensi pelanggaran administratif dalam kasus ini.

“Jika tidak memenuhi syarat administratif, maka pemain tidak berhak tampil,” tegasnya.

Hal senada disampaikan ahli hukum migrasi tenaga kerja Eropa, Pieter Krop, yang menyoroti kemungkinan perubahan status Dean James menjadi pemain non-Uni Eropa.

Dengan status tersebut, klub wajib memenuhi sejumlah persyaratan, termasuk pengurusan izin kerja serta standar gaji minimum yang cukup tinggi.

“Jika tidak ada izin kerja, maka ia tidak memenuhi syarat bermain. Ini konsekuensi status non-Uni Eropa,” jelas Pieter.

Aturan di Belanda menetapkan bahwa pemain non-Uni Eropa harus memiliki gaji minimum tinggi, yang dilaporkan mencapai lebih dari 600 ribu euro per tahun.

Kasus ini tidak hanya berdampak pada Dean James, tetapi juga berpotensi menyeret pemain naturalisasi lainnya di kompetisi Belanda.

Sejumlah klub disebut telah mengantisipasi persoalan administratif ini. AFC Ajax memastikan dokumen Maarten Paes telah sesuai regulasi. Sementara Fortuna Sittard juga masih memantau situasi pemain naturalisasi mereka.

Di sisi lain, KNVB menyatakan kasus ini memiliki kompleksitas tinggi dan membutuhkan kajian mendalam sebelum mengambil keputusan final.

“Kasus ini merupakan persoalan kompleks dengan berbagai dimensi dan akan dipelajari secara cermat,” tulis KNVB dalam pernyataan resminya.

Jika terbukti terjadi pelanggaran administratif, bukan tidak mungkin hasil pertandingan akan dianulir, bahkan berujung pada penjadwalan ulang.

Kasus ini menjadi perhatian luas, tidak hanya di Belanda, tetapi juga di Indonesia, mengingat Dean James merupakan bagian dari proyek naturalisasi pemain Timnas Indonesia.(*)