JAKARTA | Sentrapos.co.id – Pemerintah Indonesia mengambil langkah strategis melalui kebijakan ekonomi pasca Lebaran 1447 Hijriah, mulai dari pembatasan anggaran kementerian/lembaga hingga penerapan work from home (WFH) guna menjaga stabilitas fiskal, daya beli masyarakat, dan efisiensi energi.
Kebijakan ini diambil sebagai respons terhadap dinamika global, termasuk gejolak geopolitik dan fluktuasi harga minyak dunia yang berpotensi memengaruhi perekonomian nasional.
Pembatasan Anggaran untuk Jaga APBN
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pemerintah akan membatasi pengajuan anggaran baru dari kementerian/lembaga (K/L).
“Saya akan batasi anggaran baru, jangan diajukan lagi,” tegas Purbaya.
Langkah ini bertujuan menjaga kesehatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) agar tetap kuat menghadapi tekanan global.
Kebijakan tersebut juga mendorong efisiensi dan prioritas belanja negara, sehingga program pembangunan tetap berjalan optimal tanpa membebani fiskal.
Daya Beli Dijaga, Harga Pangan Stabil
Di sisi lain, pemerintah memastikan stabilitas harga pangan selama Ramadan hingga Idulfitri tetap terjaga.
Kepala Badan Pangan Nasional, Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa lonjakan harga berhasil dikendalikan sesuai arahan pemerintah.
“Harga pangan tidak boleh naik berlebihan, ini yang kami jaga,” ujarnya.
Optimisme juga datang dari sektor makro ekonomi. Pemerintah memperkirakan pertumbuhan ekonomi kuartal I 2026 berada di kisaran 5,6 hingga 5,7 persen, didukung daya beli masyarakat yang tetap kuat.
WFH Pasca Lebaran untuk Efisiensi Energi
Pemerintah juga menerapkan kebijakan work from home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) setelah Lebaran, serta mengimbau sektor swasta mengikuti langkah tersebut.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyebut kebijakan ini sebagai bagian dari strategi penghematan energi nasional.
WFH diharapkan mampu menekan konsumsi energi sekaligus mengurangi kemacetan pasca arus balik Lebaran.
Kebijakan ini menjadi penting di tengah tren kenaikan harga minyak dunia yang berdampak langsung pada biaya energi domestik.
Transportasi Mudik Dipastikan Aman
Sementara itu, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memastikan kesiapan transportasi selama arus mudik dan balik Lebaran berjalan optimal.
“Kami memastikan seluruh fasilitas transportasi dan pelayanan publik berjalan dengan baik,” ujarnya.
Pemerintah berupaya menjaga keseimbangan antara mobilitas masyarakat dan efisiensi energi melalui kombinasi kebijakan transportasi dan WFH.
Strategi Komprehensif Hadapi Tantangan Global
Langkah-langkah ini menjadi bagian dari strategi komprehensif pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global.
Dengan penguatan fiskal, pengendalian harga, serta efisiensi energi, pemerintah berharap ekonomi Indonesia tetap tumbuh stabil dan berdaya tahan tinggi.




















