JAKARTA | Sentrapos.co.id – Dunia animasi internasional berduka. Sutradara legendaris anime Doraemon, Tsutomu Shibayama, meninggal dunia pada usia 84 tahun setelah berjuang melawan kanker paru-paru.
Kabar duka tersebut diumumkan oleh Ajiado Animation Works pada 17 Maret 2026. Dalam pernyataannya, perusahaan mengungkapkan bahwa Shibayama menghembuskan napas terakhir pada 6 Maret 2026 waktu setempat.
“Mantan presiden kami, Tsutomu Shibayama, meninggal dunia dengan tenang pada 6 Maret 2026 karena kanker paru-paru,” tulis Ajiado Animation Works.
Kepergian Shibayama menjadi kehilangan besar bagi industri anime global, mengingat dedikasinya yang luar biasa selama puluhan tahun dalam membangun karya-karya legendaris.
Sosok Penting di Balik Kesuksesan Doraemon
Tsutomu Shibayama dikenal luas sebagai salah satu sosok kunci di balik kesuksesan Doraemon, terutama pada versi serial televisi 1979 yang menjadi fenomena global.
Ia menjabat sebagai sutradara utama sejak 1984 hingga 2004, dan berhasil membawa kisah Nobita serta robot kucing dari masa depan itu menjadi bagian dari budaya populer dunia.
“Shibayama mendedikasikan lebih dari 20 tahun untuk menyutradarai serial dan film Doraemon,” lanjut pernyataan resmi tersebut.
Tak hanya serial televisi, Shibayama juga menyutradarai lebih dari 20 film layar lebar Doraemon, yang hingga kini masih dikenang lintas generasi.
Karier Panjang dan Karya Ikonik
Lahir pada 9 Maret 1941, Tsutomu Shibayama membangun karier gemilang sebagai sutradara animasi, storyboard artist, dan animator.
Selain Doraemon, ia juga berkontribusi dalam sejumlah karya populer lainnya seperti:
-
Nintama Rantaro
-
Makoto-chan
-
Mighty Cat Masked Niyandar
Beberapa film Doraemon yang menjadi tonggak penting dalam kariernya antara lain:
-
Doraemon: Nobita and the Castle at the Bottom of the Sea (1983)
-
Doraemon: Nobita in the Dog and Cat Kingdom (2004)
Bahkan setelah era klasik berakhir, Shibayama tetap terlibat sebagai direktur dalam fase awal reboot Doraemon pada 2005.
Pemakaman Privat, Warisan Abadi
Pihak keluarga menggelar pemakaman secara tertutup sesuai dengan keinginan almarhum. Keluarga juga menyatakan tidak menerima karangan bunga maupun sumbangan.
Kepergian Tsutomu Shibayama meninggalkan warisan besar bagi dunia animasi, terutama bagi generasi yang tumbuh bersama kisah Doraemon.
“Kami menyampaikan terima kasih terdalam atas kontribusinya sepanjang hayat,” tutup pernyataan Ajiado Animation Works.
Warisan karya Shibayama akan terus hidup dan menjadi inspirasi bagi industri kreatif global serta jutaan penggemar anime di seluruh dunia. (*)




















