Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
EKONOMI & BISNISOTOMOTIF

Suzuki & Toyota Tancap Gas 2026! Target Market Share Naik, Mobil Listrik hingga Hybrid Jadi Andalan

72
×

Suzuki & Toyota Tancap Gas 2026! Target Market Share Naik, Mobil Listrik hingga Hybrid Jadi Andalan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA | Sentrapos.co.id – Dua raksasa otomotif nasional, PT Suzuki Indomobil Sales dan PT Toyota Astra Motor (TAM), mengungkap strategi besar untuk menguasai pasar otomotif Indonesia sepanjang 2026. Di tengah tantangan global dan domestik, keduanya tetap optimistis industri otomotif akan tumbuh positif.

Suzuki menargetkan peningkatan penjualan sekaligus pangsa pasar hingga 9,5% pada tahun ini, naik dari capaian 2025.

“Kami menargetkan kenaikan volume penjualan dan market share sebesar 9,5% sepanjang 2026,” ujar Deputy to 4W Sales & Marketing Director Suzuki, Donny Saputra.


Suzuki Siapkan Model Baru & Perkuat EV

Untuk mencapai target tersebut, Suzuki menyiapkan sejumlah model baru yang akan diluncurkan sepanjang tahun. Meski belum merinci modelnya, strategi ini diyakini mampu mendongkrak pasar.

Selain itu, Suzuki mulai agresif di segmen kendaraan listrik (EV) dengan menghadirkan e-Vitara, yang diperkenalkan di ajang IIMS 2026.

“Peluncuran e-Vitara menjadi bagian dari strategi multipathway Suzuki dalam menghadapi tren elektrifikasi,” jelas Donny.

Kinerja Suzuki sendiri menunjukkan tren positif. Data Gaikindo mencatat wholesales Februari 2026 mencapai 9.659 unit, melonjak 247% dibanding Januari.

Penjualan ritel juga naik 64% menjadi 9.035 unit. Model lokal masih mendominasi hingga 93%, dengan kontribusi terbesar dari:

  • New Carry (56%)

  • New XL7 (17%)

  • Fronx (16%)


Toyota Fokus Produk & Kebutuhan Konsumen

Sementara itu, Toyota Astra Motor menegaskan akan terus menghadirkan lini produk yang relevan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia.

“Kami menyiapkan berbagai line-up menarik dari berbagai segmen untuk diperkenalkan secara bertahap sepanjang tahun,” ujar Marketing Director TAM, Jap Ernando Demily.

Toyota juga mengandalkan momentum pasar menjelang Lebaran 2026 yang mendorong peningkatan penjualan.

Data Gaikindo menunjukkan wholesales Toyota mencapai 42.600 unit pada dua bulan pertama 2026, dengan pangsa pasar 28,9%. Penjualan ritel bahkan mencapai 44.878 unit atau 30,9% market share.


Mobil Hybrid & Model Andalan Laris

Sejumlah model Toyota masih menjadi primadona di pasar, antara lain:

  • Kijang Innova: 11.974 unit

  • Avanza: 7.504 unit

  • Calya: 6.303 unit

  • Rush: 5.464 unit

  • Hilux: 3.089 unit

Selain itu, model terbaru Veloz Hybrid mencatatkan pemesanan hingga 6.500 unit sejak diluncurkan pada November 2025.

“Antusiasme terhadap Veloz Hybrid sangat tinggi, ini menunjukkan minat pasar terhadap kendaraan ramah lingkungan terus meningkat,” ungkap Ernando.


Industri Otomotif Butuh Kolaborasi

Kedua produsen sepakat bahwa pertumbuhan industri otomotif tidak bisa berjalan sendiri. Diperlukan kolaborasi antara pelaku industri, pemerintah, dan pemangku kepentingan.

Faktor seperti insentif kendaraan, momentum Lebaran, serta pameran otomotif seperti IIMS turut menjadi pendorong utama penjualan di awal tahun.

“Kolaborasi menjadi kunci untuk menjaga tren positif industri otomotif sepanjang 2026,” pungkasnya.

Dengan strategi agresif dari Suzuki dan Toyota, persaingan pasar otomotif Indonesia diprediksi semakin ketat, terutama di segmen kendaraan listrik dan hybrid. (*)

Example 300250