Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
DAERAHPERISTIWA

Tanggul Sungai Tuntang Jebol di Demak! Warga Sudah Bertahan Mati-matian, 9 Rumah Hanyut

32
×

Tanggul Sungai Tuntang Jebol di Demak! Warga Sudah Bertahan Mati-matian, 9 Rumah Hanyut

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

DEMAK | Sentrapos.co.id — Tanggul Sungai Tuntang di Desa Trimulyo, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak jebol pada Jumat (3/4/2026). Peristiwa ini memicu banjir besar yang merusak puluhan rumah warga, bahkan sebagian hanyut terbawa arus.

Sebelum tanggul jebol, warga sebenarnya telah berupaya keras melakukan penanganan darurat. Mereka bergotong royong meninggikan tanggul menggunakan karung berisi tanah dan pasir untuk menahan limpasan air.

Salah satu warga, Ismono, mengungkapkan bahwa air mulai melimpas sejak pagi hari.

“Biasanya di sini hanya limpas, tidak pernah jebol. Jadi kami berjibaku meninggikan tanggul untuk berjaga-jaga,” ujarnya, Minggu (5/4/2026).

Ia bahkan sempat mengambil ratusan karung kosong dari kantor BPBD untuk digunakan warga.

“Saya ambil sekitar 300 karung kosong dari BPBD, lalu warga isi dengan tanah dan pasir, ditumpuk untuk menahan air,” jelasnya.

Namun, upaya tersebut tidak mampu menahan derasnya debit air. Tak lama setelah warga kembali ke rumah masing-masing, tanggul akhirnya jebol dan memicu kepanikan.

“Tiba-tiba ada teriakan ‘awas jebol!’, warga langsung lari menyelamatkan diri,” tuturnya.

Akibat kejadian ini, kerusakan cukup parah tidak terhindarkan. Data sementara menunjukkan:

  • 13 rumah rusak berat
  • 9 rumah hanyut
  • 6 rumah rusak ringan

Rumah milik Ismono sendiri turut terdampak, sehingga ia harus mengungsi ke rumah kerabat.

Selain kerusakan fisik, warga kini menghadapi kesulitan kebutuhan dasar, terutama air bersih, makanan, dan pakaian layak pakai.

“Kami sangat membutuhkan bantuan, mulai dari makanan, pakaian, hingga air bersih,” ujarnya.

Tiga Titik Tanggul Jebol

Perangkat Desa Trimulyo, Rofiq, menjelaskan bahwa tanggul jebol terjadi sekitar pukul 11.00 WIB akibat tingginya debit air kiriman dari hulu.

Ia menyebut terdapat tiga titik tanggul yang jebol di dua wilayah, yakni Desa Trimulyo dan Sidoharjo, dengan lebar kerusakan mencapai hingga 15 meter.

“Debit air terlalu tinggi, terutama kiriman dari wilayah atas seperti Kedungjati,” jelasnya.

Banjir yang terjadi dilaporkan mencapai ketinggian hingga satu meter dan merendam permukiman warga.

Hingga kini, penanganan darurat terus dilakukan, sementara warga berharap bantuan segera datang untuk meringankan beban pascabencana. (*)


Poin Utama Berita

  • Tanggul Sungai Tuntang jebol di Demak akibat debit air tinggi
  • Warga sempat berupaya meninggikan tanggul dengan karung
  • Upaya darurat gagal, tanggul akhirnya jebol
  • Warga panik dan menyelamatkan diri saat tanggul runtuh
  • 13 rumah rusak berat, 9 rumah hanyut, 6 rusak ringan
  • Banjir mencapai ketinggian hingga 1 meter
  • Terdapat 3 titik tanggul jebol di dua desa
  • Warga sangat membutuhkan bantuan logistik dan air bersih