MOJOKERTO | Sentrapos.co.id – Terdakwa kasus pembunuhan dan mutilasi terhadap Tiara Angelina Saraswati, yakni Alvi Maulana (24), kini ditempatkan di sel isolasi di Lapas Kelas IIB Mojokerto selama tiga bulan terakhir.
Langkah ini diambil pihak lapas sebagai upaya menjaga keamanan dan mencegah potensi gangguan terhadap warga binaan lain mengingat kasus yang menjerat Alvi tergolong sangat serius.
Kepala Lapas Kelas IIB Mojokerto Rudi Kristiawan mengatakan, Alvi ditempatkan sendirian dalam sel isolasi berukuran sekitar 2 x 1,5 meter untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
“Kamar kami sendirikan, satu kamar satu tahanan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Seperti kasus mutilasi berulang, itu selalu kami antisipasi,” ujar Rudi, Rabu (11/3/2026).
Tidak Diizinkan Berbaur dengan Tahanan Lain
Sejak menjadi tahanan penuntut umum pada 10 Desember 2025, Alvi dititipkan di Lapas Mojokerto setelah sebelumnya ditahan oleh penyidik Polres Mojokerto sejak 7 September 2025.
Selama menjalani penahanan di lapas, Alvi tidak diizinkan keluar dari sel isolasi kecuali untuk kegiatan tertentu, seperti menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Mojokerto, ketika sakit, atau untuk menjalankan ibadah Salat Jumat.
“Supaya dia tidak berbaur dengan banyak orang. Kami tidak ingin ada kejadian yang tidak diinginkan,” jelas Rudi.
Menurutnya, langkah tersebut juga dilakukan karena sebagian warga binaan merasa khawatir jika harus berbagi sel dengan terdakwa kasus mutilasi tersebut.
“Melihat kasusnya seperti itu, warga binaan tentu merasa takut jika dijadikan satu kamar dengan dia,” tambahnya.
Akan Ditempatkan di Lapas Lebih Tinggi Jika Vonis Berat
Meski demikian, pihak lapas menyebut Alvi selama ini bersikap kooperatif selama menjalani masa penahanan.
Rudi mengatakan, Alvi akan tetap ditempatkan di sel isolasi setidaknya hingga perkara yang menjeratnya memperoleh putusan berkekuatan hukum tetap (inkrah).
Jika nantinya terdakwa dijatuhi hukuman berat seperti 20 tahun penjara atau penjara seumur hidup, maka kemungkinan besar ia akan dipindahkan ke lapas dengan tingkat pengamanan yang lebih tinggi.




















