Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
DAERAHPERISTIWA

Nyepi 2026 di Bali: Terminal Mengwi Tutup Sementara, Tol Bali Mandara Ikut Dihentikan 32 Jam

94
×

Nyepi 2026 di Bali: Terminal Mengwi Tutup Sementara, Tol Bali Mandara Ikut Dihentikan 32 Jam

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BADUNG | Sentrapos.co.id – Menjelang perayaan Hari Raya Nyepi 2026, sejumlah fasilitas transportasi di Bali akan menghentikan operasional sementara sebagai bentuk penghormatan terhadap pelaksanaan Catur Brata Penyepian. Salah satunya adalah Terminal Tipe A Mengwi di Kabupaten Badung yang akan ditutup sementara selama periode Nyepi.

Kepala Terminal Tipe A Mengwi, I Dewa Gede Tantara Tesa Putra, mengatakan pihaknya telah menginformasikan kepada seluruh perusahaan otobus terkait penyesuaian jadwal keberangkatan bus menjelang Nyepi.

“Keberangkatan terakhir bus dari Terminal Mengwi pada H-1 Nyepi, Rabu 18 Maret 2026, dijadwalkan paling lambat pukul 17.00 WITA,” ujar Tantara, Senin (16/3/2026).

Setelah jadwal keberangkatan terakhir tersebut, operasional terminal akan dihentikan sementara.

“Operasional terminal akan ditutup mulai pukul 18.00 WITA pada H-1 Nyepi hingga H+1 Nyepi. Terminal baru kembali beroperasi pada Jumat, 20 Maret 2026 pukul 06.00 WITA,” jelasnya.

Pengelola Terminal Pastikan Penumpang Tidak Terlantar

Penutupan operasional ini dilakukan untuk menyesuaikan dengan pelaksanaan Hari Raya Nyepi di Bali yang mengharuskan seluruh aktivitas masyarakat dihentikan selama 24 jam.

Pihak pengelola terminal juga telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi untuk mencegah penumpang terlantar akibat penyesuaian jadwal keberangkatan.

“Perusahaan otobus wajib bertanggung jawab terhadap seluruh penumpang yang menggunakan layanan mereka agar tidak ada yang terlantar selama Hari Raya Nyepi,” kata Tantara.

Ia menegaskan perusahaan otobus resmi telah memiliki mekanisme perlindungan bagi penumpang, termasuk asuransi perjalanan serta pengaturan ulang jadwal keberangkatan apabila terjadi kendala perjalanan.

Langkah tersebut dilakukan agar layanan transportasi tetap berjalan tertib sekaligus tetap menghormati pelaksanaan Hari Raya Nyepi di Bali.

Tol Bali Mandara Ditutup 32 Jam

Selain terminal bus, Jalan Tol Bali Mandara juga akan menghentikan operasional sementara dalam rangka menghormati perayaan Nyepi Tahun Çaka 1948.

Direktur Utama PT Jasamarga Bali Tol, I Ketut Adiputra Karang, mengatakan penutupan tol akan berlangsung selama 32 jam.

“Penutupan operasional jalan tol akan diberlakukan mulai Rabu, 18 Maret 2026 pukul 23.00 WITA hingga Jumat, 20 Maret 2026 pukul 07.00 WITA,” ujarnya.

Meski demikian, akses tol tetap dapat digunakan untuk kondisi darurat seperti kendaraan ambulans, pemadam kebakaran, dan kendaraan operasional penting lainnya.

Namun penggunaan tersebut harus disertai pendampingan Pecalang atau instansi terkait sesuai prosedur yang berlaku.

Siaga Upacara Melasti

PT Jasamarga Bali Tol juga menyatakan dukungan terhadap rangkaian upacara keagamaan menjelang Nyepi, termasuk Upacara Melasti yang digelar pada Senin, 16 Maret 2026 di kawasan Pemelastian Desa Adat Pedungan.

Untuk mendukung kelancaran kegiatan tersebut, perusahaan menurunkan Tim Mobile Customer Service (MCS) serta berkoordinasi dengan Polsek Benoa, Polisi Lalu Lintas Ditlantas Polda Bali, dan Pecalang.

Selama prosesi Melasti berlangsung, rekayasa lalu lintas sementara berupa sistem contraflow akan diberlakukan di akses menuju Pelabuhan Benoa.

Jalur dari Depo Pertamina menuju Pelabuhan Benoa akan digunakan oleh masyarakat yang mengikuti prosesi Melasti, sementara jalur dari Pelabuhan Benoa menuju Pesanggaran difungsikan sebagai jalur dua arah.

Siaga Arus Libur Lebaran 2026

Selain fokus pada perayaan Nyepi, PT Jasamarga Bali Tol juga menyiapkan langkah antisipasi menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat selama libur Idul Fitri 1447 Hijriah.

Perusahaan telah membentuk Satgas Jasamarga Bali Tol Siaga Idulfitri 1447 H yang akan bertugas sejak H-10 hingga H+10 Lebaran (11–31 Maret 2026).

Puncak arus kendaraan diperkirakan terjadi pada 27 Maret 2026 dengan estimasi 57.375 kendaraan melintas di Jalan Tol Bali Mandara.

Untuk mendukung kelancaran lalu lintas, PT JBT juga telah menambah dua Gardu Tol Otomatis (GTO) di Gerbang Tol Benoa yang telah beroperasi sejak 22 Desember 2025.

Dengan berbagai langkah tersebut, pengelola transportasi di Bali berharap pelaksanaan Hari Raya Nyepi 2026 dapat berjalan khidmat tanpa mengganggu layanan transportasi bagi masyarakat dan wisatawan. (*)