Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
DAERAHPERISTIWA

Terungkap! Polisi Pastikan Kematian Ibu-Anak di Eks Aspol Jombang, Ini Hasil Penyelidikan Ilmiah

44
×

Terungkap! Polisi Pastikan Kematian Ibu-Anak di Eks Aspol Jombang, Ini Hasil Penyelidikan Ilmiah

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JOMBANG | Sentrapos.co.id – Misteri kematian seorang ibu dan anak di bangunan bekas asrama polisi (Aspol) di Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, akhirnya terungkap. Polisi memastikan keduanya meninggal dunia setelah melalui serangkaian penyelidikan ilmiah atau scientific crime investigation (SCI).

Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan menyampaikan bahwa identitas korban telah dipastikan melalui uji DNA. Keduanya merupakan warga Kecamatan Gondang, Kabupaten Nganjuk.

“Dari hasil pemeriksaan DNA, dua korban yang ditemukan di lokasi tersebut dipastikan adalah SK dan NCQ,” tegas AKBP Ardi Kurniawan dalam konferensi pers, Jumat (20/3/2026).

Kronologi Terungkap dari CCTV dan Saksi

Berdasarkan hasil analisis rekaman CCTV serta keterangan saksi, korban diketahui datang ke lokasi hanya berdua menggunakan sepeda motor.

Polisi juga memastikan tidak ditemukan tanda kekerasan dari pihak lain pada tubuh korban. Hasil forensik dan toksikologi menunjukkan adanya zat kimia tertentu yang menjadi bagian dari rangkaian kejadian tersebut.

Hasil Forensik dan Penyelidikan

Tim forensik menemukan bahwa korban mengalami dampak serius akibat paparan zat berbahaya serta kondisi lingkungan di lokasi kejadian.

Sementara itu, anak korban dinyatakan meninggal akibat gangguan pernapasan yang dipicu kondisi di tempat kejadian.

“Dari seluruh rangkaian penyelidikan ilmiah yang dilakukan, kami menyimpulkan tidak ada keterlibatan pihak lain dalam peristiwa ini,” jelas Kapolres.

Latar Belakang dan Temuan Tambahan

Dari hasil penyelidikan, diketahui korban memiliki riwayat masalah pribadi dan cenderung tertutup. Polisi juga menemukan bahwa sebelumnya korban pernah mengalami kondisi psikologis yang perlu perhatian.

Kedua korban ditemukan warga pada 25 Februari 2026 di lokasi eks asrama polisi dalam kondisi memprihatinkan. Sepeda motor milik korban ditemukan tak jauh dari lokasi, menjadi petunjuk awal identitas mereka.

Imbauan Kepolisian

Polisi mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi psikologis anggota keluarga dan lingkungan sekitar, terutama jika ditemukan tanda-tanda tekanan mental.

“Kami turut berduka cita. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan,” pungkas AKBP Ardi. (*)