TULUNGAGUNG | Sentrapos.co.id — Polres Tulungagung tengah melakukan penyelidikan intensif terkait kasus pembobolan tiga minimarket yang terjadi dalam kurun waktu 10 hari terakhir di sejumlah wilayah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.
Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu Nanang Murdiyanto, mengatakan sejak awal Februari 2026 tercatat tiga aksi pembobolan dengan pola serupa di lokasi berbeda.
“Kami masih mendalami apakah ketiga kasus ini memiliki keterkaitan. Pelaku saat ini masih dalam pengejaran,” ujar Nanang, Rabu (12/2/2026).
Kasus Pertama di Karangrejo
Aksi pertama terjadi pada Minggu (1/2/2026) di Desa Jeli, Kecamatan Karangrejo. Pelaku menyasar minimarket berjaringan dengan cara masuk melalui atap bangunan.
Dalam aksinya, pelaku merusak kamera pengawas (CCTV) dan sistem alarm toko sebelum membawa kabur sejumlah rokok. Kerugian akibat kejadian tersebut ditaksir mencapai Rp3,4 juta.
Kerugian Capai Rp92,6 Juta di Kedungwaru
Peristiwa kedua terjadi pada Selasa (10/2/2026) di Desa Ringinpitu, Kecamatan Kedungwaru. Dalam kasus ini, pelaku membobol tembok bagian belakang toko.
Sebanyak 2.719 barang dilaporkan hilang, di antaranya rokok, rokok elektrik, minuman ringan, kosmetik, susu bayi, obat-obatan, dan biskuit. Total kerugian ditaksir mencapai Rp92,6 juta.
Kasus Terbaru di Ngunut
Kasus ketiga terjadi di Desa Kacangan, Kecamatan Ngunut, Rabu pagi. Peristiwa tersebut pertama kali diketahui pegawai toko sekitar pukul 06.30 WIB saat hendak membuka operasional.
Kanit Reskrim Polsek Ngunut, AKP Samsul Muarif, menjelaskan bahwa petugas menemukan etalase dalam kondisi berantakan dan plafon jebol yang diduga menjadi jalur masuk pelaku.
“Petugas langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa saksi-saksi. Pelaku diduga masuk melalui atap dengan merusak bagian plafon,” jelasnya.
Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku mengambil sejumlah rokok dan susu bayi serta sempat mencoba membobol brankas penyimpanan uang, namun tidak berhasil.
Polisi Dalami Pola dan Jejak Pelaku
Saat ini, aparat kepolisian masih mendata total kerugian pada kasus ketiga serta mendalami kemungkinan keterkaitan antarperistiwa.
Polres Tulungagung juga mengimbau para pemilik usaha ritel untuk meningkatkan sistem keamanan, termasuk pemasangan CCTV tambahan, penguatan alarm, serta patroli rutin guna mencegah aksi serupa terulang. *




















