JAKARTA | Sentrapos.co.id – Penjualan tiket Angkutan Lebaran 2026 oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) terus menunjukkan peningkatan signifikan. Hingga Minggu, 15 Maret 2026, tercatat sebanyak 3.125.366 tiket kereta api telah terjual.
Jumlah tersebut setara dengan 69,5 persen dari total kapasitas kursi yang disediakan KAI selama periode angkutan Lebaran.
KAI sendiri menyediakan jadwal perjalanan kereta api untuk masa mudik dan arus balik mulai 11 Maret hingga 1 April 2026.
Meski penjualan sudah tinggi, KAI masih menyediakan sekitar 1.373.330 kursi bagi masyarakat yang ingin melakukan perjalanan mudik menggunakan kereta api.
Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin meninjau langsung kesiapan posko Angkutan Lebaran saat melakukan kunjungan ke Stasiun Purwokerto, Sabtu (14/3/2026).
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan layanan serta integrasi antarmoda transportasi guna mendukung kelancaran arus mudik.
“Selain capaian operasional, pengalaman pelanggan menjadi perhatian utama. Senyuman pelanggan dan perjalanan yang lancar menjadi indikator penting dari layanan yang diberikan oleh seluruh insan KAI,” ujar Bobby.
Ia juga mengingatkan seluruh petugas untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem selama masa angkutan Lebaran.
“Seluruh jajaran harus konsisten menjalankan prosedur keselamatan kerja agar dapat memberikan keamanan maksimal kepada semua penumpang,” tegasnya.
Tiket Kereta Jarak Jauh Paling Banyak Dipesan
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menjelaskan bahwa sebagian besar tiket yang terjual berasal dari layanan kereta api jarak jauh.
Hingga pertengahan Maret, penjualan tiket kereta jarak jauh telah mencapai 2.886.263 kursi atau sekitar 80,8 persen dari kapasitas yang tersedia.
“Permintaan perjalanan dengan kereta api mulai meningkat sejak pertengahan Maret. Data penjualan menunjukkan masyarakat sudah mulai melakukan perjalanan mudik lebih awal, terutama pada layanan kereta api jarak jauh,” kata Anne.
Ia juga menjelaskan bahwa dalam satu perjalanan kereta jarak jauh, satu kursi dapat digunakan oleh lebih dari satu penumpang pada rute perjalanan berbeda.
Dengan sistem tersebut, jumlah pelanggan yang dilayani bisa lebih besar dibandingkan jumlah kursi yang tersedia.
Saat ini masih tersedia sekitar 685.497 kursi untuk jadwal perjalanan mudik maupun arus balik.
Tiket Kereta Lokal Masih Banyak Tersedia
Sementara itu, penjualan tiket untuk layanan kereta api lokal baru mencapai 239.103 kursi hingga 15 Maret 2026.
Hal ini karena mayoritas penumpang kereta lokal biasanya melakukan pembelian tiket sekitar tujuh hari sebelum jadwal keberangkatan.
Untuk memastikan kelancaran layanan selama masa mudik, KAI menambah 3.028 petugas khusus yang disebar di posko layanan serta sejumlah titik perlintasan sebidang kereta api.
Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat pengamanan dan pelayanan kepada penumpang di tengah peningkatan volume perjalanan yang signifikan menjelang Lebaran.
Selain itu, KAI juga memperkuat infrastruktur digital melalui migrasi Rail Ticketing System (RTS) guna mengantisipasi lonjakan transaksi pada aplikasi pembelian tiket resmi.
“KAI menjamin stabilitas sistem pembelian tiket dan pelayanan perjalanan selama masa Angkutan Lebaran 2026 tetap aman, nyaman, dan lancar bagi masyarakat,” pungkas Anne. (*)




















