Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
HUKUM & KRIMINALINVESTIGASI & SOROTPERISTIWA

TNI AL Selidiki Insiden Peluru Nyasar di Gresik, Libatkan Pindad dan Ahli Balistik: “Uji Teknis Harus Akurat”

10
×

TNI AL Selidiki Insiden Peluru Nyasar di Gresik, Libatkan Pindad dan Ahli Balistik: “Uji Teknis Harus Akurat”

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

GRESIK | Sentrapos.co.id – Pasukan Marinir 2 Surabaya menyatakan proses investigasi insiden dugaan peluru nyasar yang mengenai siswa SMP Negeri di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, terus berjalan secara intensif dan transparan.

Penyelidikan saat ini difokuskan pada uji teknis, pelibatan ahli, serta pengumpulan data balistik guna memastikan sumber dan arah tembakan secara akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Komandan Pasmar 2 Mayjen TNI (Mar) Oni Junianto menyebutkan bahwa sejumlah uji teknis tengah dilakukan terhadap proyektil yang ditemukan, termasuk pemeriksaan lanjutan terhadap 119 personel yang terlibat dalam latihan menembak.

“Ya ini kan sekarang sudah diperiksa ya. Ada 119 yang nanti akan berlanjut itu terus diperiksa dan nanti akan diuji tembak peluru ini sampai sejauh itu,” ujar Oni Junianto di Surabaya, Minggu (12/4/2026).

Ia menegaskan bahwa sejak awal kejadian, pihaknya telah melakukan penanganan terhadap korban, termasuk perawatan medis dan pemberian santunan kepada keluarga korban.

“Kami sudah melakukan pengobatan dan perawatan sejak awal. Dua korban sudah mendapatkan penanganan, termasuk kontrol dan santunan,” jelasnya.

Libatkan Pindad dan Ahli Independen

Untuk memperkuat hasil investigasi, TNI AL turut menggandeng PT Pindad (Persero) serta sejumlah ahli independen di bidang balistik dan keselamatan latihan militer.

Langkah ini dilakukan agar hasil analisis tidak hanya bersifat internal, tetapi juga memiliki validitas teknis yang dapat diuji secara ilmiah.

“Data teknis juga dari Pindad akan kami minta untuk memperkuat uji tersebut, supaya hasilnya akurat dan tidak asal-asalan,” tegasnya.

Selain itu, kajian teknis juga mencakup analisis jangkauan peluru, kondisi lapangan tembak, serta prosedur keamanan latihan.

Proses Hukum Tetap Berjalan

Pasmar 2 memastikan bahwa proses hukum tetap berjalan melalui Polisi Militer Komando Daerah Angkatan Laut (Pomal Kodal). Pihaknya juga terbuka terhadap langkah hukum yang diambil oleh keluarga korban.

Komando menyatakan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh prosedur latihan guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Kronologi Insiden

Insiden dugaan peluru nyasar tersebut terjadi saat siswa SMP Negeri di Gresik sedang mengikuti kegiatan sosialisasi sekolah pada Rabu (17/12/2025).

Dua siswa menjadi korban, masing-masing berinisial DF (14) dan RO (15). Keduanya langsung dilarikan ke Rumah Sakit Siti Khodijah Sepanjang untuk mendapatkan perawatan intensif.

Di sekitar lokasi, sekitar 2,3 kilometer terdapat lapangan tembak TNI AL yang saat itu tengah digunakan untuk latihan rutin.

Hingga kini, investigasi masih terus berlangsung untuk memastikan penyebab pasti insiden tersebut secara ilmiah dan transparan. (*antara)


Poin Utama Berita

  • TNI AL investigasi insiden peluru nyasar di SMP Gresik
  • Uji teknis melibatkan 119 personel latihan menembak
  • PT Pindad dilibatkan untuk uji balistik akurat
  • Ahli independen ikut mengkaji aspek keselamatan
  • Korban sudah mendapat perawatan dan santunan
  • Proses hukum berjalan melalui Polisi Militer TNI AL
  • Dua siswa jadi korban (DF dan RO)
  • Lokasi dekat lapangan tembak latihan TNI AL
  • Investigasi difokuskan pada transparansi dan akurasi