PAMEKASAN | Sentrapos.co.id – Peristiwa tragis menimpa seorang balita di Dusun Gunung Tangis, Desa Rek Kerrek, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan. Seorang anak laki-laki berinisial AAF (4) meninggal dunia setelah terkena dampak ledakan septic tank yang diduga dipicu aktivitas bermain bensin.
Insiden nahas tersebut terjadi pada Selasa (17/3/2026) sekitar pukul 13.00 WIB di area belakang rumah warga.
Dipicu Aktivitas Bermain Bensin
Kasi Humas Polres Pamekasan, Yoni Evan Pratama, mengungkapkan ledakan bermula saat korban bermain bersama teman-temannya di sekitar lokasi kejadian.
“Diduga terdapat aktivitas pemicu berupa bensin yang dituangkan ke dalam lubang septic tank lalu disulut api, sehingga memicu ledakan gas di dalam tangki,” jelas Yoni, Jumat (20/3/2026).
Ledakan tersebut menyebabkan beton penutup septic tank terpental dan mengenai korban hingga mengalami luka serius.
Ditemukan Orang Tua dalam Kondisi Kritis
Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh orang tua korban yang saat itu berada di kandang sapi. Mendengar teriakan warga, orang tua korban segera menuju lokasi dan mendapati anaknya dalam kondisi terluka parah.
Korban sempat mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Palengaan sebelum dirujuk ke RSUD Pamekasan pada sore hari. Namun, nyawa korban tidak dapat diselamatkan.
Korban dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 19.00 WIB setelah menjalani perawatan intensif.
Keluarga Tolak Autopsi
Petugas kepolisian dari Polsek Palengaan bersama tim Inafis telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sejumlah barang bukti diamankan, termasuk botol bekas bensin, serpihan pipa paralon, dan pecahan beton penutup septic tank.
Meski demikian, pihak keluarga korban memilih menerima peristiwa tersebut sebagai musibah.
“Orang tua korban telah menandatangani surat pernyataan tidak melanjutkan proses hukum serta menolak dilakukan autopsi,” terang Yoni.
Imbauan Keras untuk Orang Tua
Pihak kepolisian mengingatkan masyarakat, khususnya orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat bermain, terutama di area berisiko tinggi.
Area seperti septic tank, instalasi gas, maupun benda mudah terbakar dinilai sangat berbahaya bagi anak-anak jika tidak diawasi dengan ketat.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bahwa kelalaian kecil dapat berujung fatal, terutama bagi anak-anak yang belum memahami risiko lingkungan sekitar.(*detik.com)




















