Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
INTERNASIONALPERISTIWA

Trump Ancam Gempur Iran: Selat Hormuz Jadi Fokus Konflik, Dunia Diminta Bertindak

44
×

Trump Ancam Gempur Iran: Selat Hormuz Jadi Fokus Konflik, Dunia Diminta Bertindak

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

WASHINGTON | Sentrapos.co.id — Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali melontarkan ancaman serius ke Iran terkait akses Selat Hormuz, jalur vital perdagangan minyak global, di tengah perang yang masih berlangsung antara kedua negara.

Trump memperingatkan akan menggempur fasilitas publik di Iran, termasuk pembangkit listrik dan jembatan, jika Teheran tidak membuka jalur bagi kapal-kapal yang lewat. Dalam unggahan di media sosial buatannya, Truth Social, Trump bahkan menulis “Alhamdulillah” saat mengutuk Iran, Minggu (5/4).

“Selasa akan menjadi ‘Hari Pembangkit Listrik’ dan ‘Hari Jembatan’, semuanya digabung menjadi satu di Iran. Tidak akan ada yang seperti itu!!! Buka Selat sialan itu, brengsek, atau kalian akan hidup dalam neraka. LIHAT SAJA! Segala puji bagi Allah,”
— Donald Trump, Presiden AS

Di unggahan lain, Trump menegaskan aksi gempur itu dijadwalkan Selasa pukul 20.00 waktu bagian Timur AS. Ini menandai kali kedua Trump secara terbuka mendesak Iran membuka Selat Hormuz, setelah ancaman serupa pada 26 Maret.

Para pejabat Iran mengecam pernyataan Trump. Utusan PBB di Iran menyerukan tindakan dunia untuk mencegah eskalasi.

“Sekali lagi, presiden AS secara terbuka mengancam akan menghancurkan infrastruktur yang penting bagi kelangsungan hidup warga sipil di Iran. Komunitas internasional dan semua negara punya kewajiban hukum untuk mencegah tindakan kejahatan perang yang keji itu. Mereka harus bertindak sekarang,”
— Perwakilan Iran

Iran juga bersumpah akan membalas setiap serangan AS atau sekutunya, Israel. Meski Trump sempat menyatakan sedang mengupayakan negosiasi gencatan senjata dan menunda rencana gempuran, Iran tetap menolak membuka akses Selat Hormuz.

Sejak 28 Februari, serangan AS-Israel terhadap Iran telah memasuki pekan kelima, menewaskan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei dan ribuan warga sipil. Balasan Iran terhadap serangan itu termasuk serangan ke Israel dan aset AS di Teluk, serta penutupan Selat Hormuz, yang menimbulkan kekhawatiran krisis energi global. Beberapa negara bahkan menerapkan kebijakan khusus, seperti ASN bekerja dari rumah dan pembatasan pembelian BBM. (*)


Poin Utama Berita

  1. Trump ancam gempur Iran jika Selat Hormuz tidak dibuka untuk kapal-kapal AS dan sekutu.
  2. Ancaman meliputi fasilitas publik seperti pembangkit listrik dan jembatan.
  3. Trump mengunggah pernyataan kontroversial di Truth Social, menyinggung kata “Alhamdulillah”.
  4. Iran menolak membuka Selat Hormuz dan bersumpah membalas serangan AS atau Israel.
  5. Utusan PBB menyerukan komunitas internasional untuk mencegah kejahatan perang.
  6. Konflik AS-Israel vs Iran sudah memasuki lima pekan, memicu krisis energi global.