Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
INTERNASIONALPERISTIWA

Trump Bantah AS Bombardir Sekolah Perempuan di Iran, Video Rudal Tomahawk Justru Muncul

103
×

Trump Bantah AS Bombardir Sekolah Perempuan di Iran, Video Rudal Tomahawk Justru Muncul

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA | Sentrapos.co.id — Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, membantah keterlibatan militer negaranya dalam serangan yang menghantam sebuah sekolah perempuan di Minab, Iran selatan, yang dilaporkan menewaskan lebih dari 150 orang.

Namun, bantahan tersebut memicu kontroversi setelah beredar rekaman video yang diduga menunjukkan penggunaan rudal Tomahawk buatan Amerika Serikat dalam serangan udara di sekitar lokasi sekolah tersebut.

Insiden ini terjadi pada Sabtu (7/3/2026) di tengah meningkatnya eskalasi konflik militer antara Iran dan aliansi militer yang melibatkan Israel.


Trump Tuding Iran Pelaku Serangan

Dalam pernyataan kepada wartawan di atas pesawat Air Force One, Trump justru menuding Iran sebagai pihak yang bertanggung jawab atas insiden tersebut.

“Kami pikir itu dilakukan oleh Iran. Karena mereka sangat tidak akurat dalam menggunakan amunisi dan tidak memiliki presisi,” kata Trump seperti dikutip dari The Japan Times.

Pernyataan tersebut memicu polemik internasional, terutama setelah muncul berbagai laporan yang menyebutkan kemungkinan keterlibatan militer Amerika Serikat.


Iran Sebut 150 Siswi Tewas

Duta Besar Iran untuk Perserikatan Bangsa‑Bangsa di Jenewa, Ali Bahreini, menyatakan bahwa serangan tersebut menewaskan sekitar 150 siswi di sekolah dasar khusus perempuan di Minab.

Hingga kini, jumlah korban masih belum dapat diverifikasi secara independen karena akses menuju lokasi kejadian masih tertutup bagi wartawan internasional.


Video Rudal Tomahawk Muncul

Kontroversi semakin memanas setelah kantor berita semi-resmi Iran Mehr News Agency merilis video yang memperlihatkan serangan rudal menghantam wilayah tersebut.

Dalam rekaman tersebut, salah satu rudal yang terlihat disebut sebagai Tomahawk BGM/UGM-109, jenis rudal jelajah yang diproduksi Amerika Serikat.

Rudal itu dilaporkan menghantam area yang berada di dekat kompleks militer Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC).


Dugaan Target Militer di Dekat Sekolah

Berdasarkan arsip situs resmi sekolah tersebut, lokasi bangunan pendidikan itu berada tidak jauh dari kompleks yang dioperasikan oleh IRGC.

Direktur lembaga riset persenjataan Armament Research Services, NR Jenzen‑Jones, menyebut citra satelit menunjukkan area sekolah dan kompleks militer kemungkinan terkena serangan amunisi peledak dari udara.

Example 300250