Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
HEADLINE NEWSINTERNASIONALPERISTIWA

Trump Klaim Operasi “Epic Fury” Hampir Tuntas, Iran Disebut Lumpuh, Serangan Terbesar Segera Diluncurkan

31
×

Trump Klaim Operasi “Epic Fury” Hampir Tuntas, Iran Disebut Lumpuh, Serangan Terbesar Segera Diluncurkan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

WASHINGTON | Sentrapos.co.id – Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menegaskan bahwa operasi militer bertajuk “Epic Fury” terhadap Iran telah mencapai sebagian besar target strategis dan kini memasuki fase akhir.

Dalam pidato kenegaraan di Gedung Putih, Trump mengklaim operasi tersebut berhasil melemahkan secara signifikan kekuatan militer Iran, termasuk angkatan laut, angkatan udara, hingga program rudalnya.

“Kami telah melakukannya. Seluruh angkatan laut mereka hilang. Angkatan udara mereka hilang. Rudal mereka hampir habis atau dihancurkan,” tegas Trump, Rabu (1/4/2026).

Menurut Trump, sejak awal tujuan operasi adalah melumpuhkan kemampuan Iran dalam mengancam kepentingan Amerika Serikat serta menghentikan proyeksi kekuatan militernya di kawasan.

Ia juga menyebut bahwa basis industri pertahanan Iran telah menjadi target utama dan mengalami kerusakan besar.

“Itu berarti melenyapkan angkatan laut, angkatan udara, program rudal, serta menghancurkan basis industri pertahanan mereka,” ujarnya.

Tak hanya itu, Trump mengeklaim bahwa kemampuan pertahanan udara Iran kini praktis lumpuh total.

“Mereka tidak punya pertahanan udara. Radar mereka hancur. Kita tak terhentikan,” katanya.

Trump juga memuji performa militer AS yang dinilai berhasil menjalankan operasi secara efektif dan presisi tinggi.

Meski demikian, ia menegaskan operasi belum sepenuhnya berakhir. Dalam dua hingga tiga pekan ke depan, Amerika Serikat disebut akan melancarkan serangan lanjutan yang lebih besar.

“Kita akan membawa mereka kembali ke zaman batu,” ujar Trump dengan nada tegas.

Trump menambahkan, serangan berikutnya akan menyasar infrastruktur vital Iran jika tidak ada kesepakatan dalam waktu dekat, termasuk pembangkit listrik dan fasilitas strategis lainnya.

Namun, ia menegaskan bahwa perubahan rezim bukan menjadi tujuan utama, meskipun konflik telah menelan banyak korban dari pihak elite Iran.

Dalam kesempatan itu, Trump juga menyoroti dampak besar serangan terhadap fasilitas nuklir Iran yang sebelumnya dihantam bomber siluman Northrop Grumman B-2 Spirit.

“Kerusakannya sangat besar. Butuh waktu berbulan-bulan sebelum area itu bisa didekati kembali,” ungkapnya.

Trump memperingatkan bahwa Amerika Serikat siap kembali menyerang jika Iran mencoba membangun kembali program nuklirnya.

“Kami memegang semua kartu,” pungkasnya.

Pernyataan ini semakin mempertegas eskalasi ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang berpotensi berdampak luas terhadap stabilitas global, termasuk sektor energi dan keamanan internasional. (*)


Poin Utama Berita

  • Trump klaim operasi “Epic Fury” hampir selesai
  • Kekuatan militer Iran disebut lumpuh total
  • Angkatan laut, udara, dan rudal Iran diklaim hancur
  • AS siapkan serangan lanjutan besar dalam 2–3 minggu
  • Infrastruktur vital Iran jadi target berikutnya
  • Fasilitas nuklir Iran rusak berat akibat serangan B-2
  • Ketegangan geopolitik Timur Tengah semakin meningkat