Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
EKONOMI & BISNISPERISTIWA

Trump Luncurkan Investigasi Dagang Baru terhadap 16 Negara, Indonesia Ikut Disorot

71
×

Trump Luncurkan Investigasi Dagang Baru terhadap 16 Negara, Indonesia Ikut Disorot

Sebarkan artikel ini
Example 468x60
  • Swiss

  • Norwegia

  • Indonesia

  • Malaysia

  • Kamboja

  • Bangladesh

  • Thailand

Investigasi ini berfokus pada kebijakan ekonomi dan praktik industri yang dianggap menyebabkan kelebihan kapasitas produksi di sektor manufaktur, sehingga menimbulkan surplus perdagangan besar terhadap Amerika Serikat.

Greer menjelaskan bahwa setelah proses investigasi selesai, pemerintah AS dapat mengambil berbagai langkah respons.

“Tindakan responsif bisa berupa tarif, biaya layanan, atau kebijakan lain yang dianggap perlu,” tegasnya.

Pemerintah Indonesia: Investigasi Hal Biasa

Menanggapi rencana investigasi tersebut, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai langkah tersebut merupakan hal yang lazim dalam dinamika perdagangan internasional.

Menurutnya, Indonesia memiliki keunggulan komparatif dalam beberapa produk ekspor karena biaya tenaga kerja yang lebih rendah dibandingkan Amerika Serikat.

“Saya pikir tidak apa-apa ada investigasi. Itu hal yang biasa dalam hubungan perdagangan internasional,” kata Purbaya kepada wartawan usai sidang Satgas Debottlenecking, Jumat (13/3/2026).

Ia menjelaskan bahwa secara struktur perdagangan, Indonesia cenderung memiliki surplus perdagangan terhadap Amerika Serikat.

“Barang kita relatif lebih murah karena biaya tenaga kerja lebih rendah, jadi kita punya relative advantage dibanding Amerika,” ujarnya.

Dampak Bergantung Kebijakan Tarif

Purbaya menegaskan dampak kebijakan tersebut akan sangat bergantung pada besaran tarif yang diberlakukan kepada masing-masing negara.

Jika tarif yang dikenakan terhadap Indonesia sama dengan negara lain, maka posisi Indonesia tidak akan berubah secara signifikan.

Namun apabila Indonesia dikenakan tarif yang lebih tinggi, pemerintah akan mendorong langkah efisiensi di sektor industri.

“Kalau kita dikenakan tarif lebih tinggi, misalnya berbeda 10 persen, tentu kita harus melakukan efisiensi lain. Tapi prospeknya ke depan saya rasa tidak terlalu buruk meskipun ada investigasi dari USTR,” jelasnya.

Meski demikian, pemerintah tetap memantau perkembangan kebijakan perdagangan AS tersebut karena berpotensi memengaruhi arus ekspor dan hubungan dagang global. (*)

Example 300250