Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
HEADLINE NEWSINTERNASIONALPERISTIWA

Trump Umumkan Serangan ke Iran, Jembatan B1 Hancur: 8 Tewas, 95 Luka, Ancam Kehancuran Lebih Besar

21
×

Trump Umumkan Serangan ke Iran, Jembatan B1 Hancur: 8 Tewas, 95 Luka, Ancam Kehancuran Lebih Besar

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA | Sentrapos.co.id — Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali mengumumkan serangan terbaru terhadap Iran pada Kamis (2/4/2026). Serangan tersebut dilaporkan menghancurkan Jembatan B1, salah satu jembatan tertinggi di Timur Tengah.

Jembatan yang berada di wilayah Karaj itu memiliki ketinggian sekitar 136 meter dan menjadi infrastruktur strategis. Dalam unggahannya di media sosial Truth Social, Trump menyatakan serangan tersebut merupakan bagian dari tekanan terhadap Iran agar segera berunding.

“Jembatan terbesar di Iran runtuh, tak akan pernah digunakan lagi. Masih banyak lagi yang akan menyusul! Sudah saatnya Iran membuat kesepakatan sebelum terlambat,” tulis Trump.

Rekaman yang diunggah memperlihatkan asap tebal membumbung tinggi dari lokasi jembatan yang hancur akibat serangan. Trump juga mengancam akan melanjutkan serangan dengan skala yang lebih besar jika Iran tidak menunjukkan itikad untuk menghentikan konflik.

Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengecam keras serangan tersebut. Ia menilai tindakan itu tidak akan melemahkan rakyat Iran.

“Menyerang bangunan sipil, termasuk jembatan yang belum selesai, tidak akan memaksa rakyat Iran untuk menyerah. Ini hanya menunjukkan keruntuhan moral pihak lawan,” tegas Araghchi melalui platform X.

Berdasarkan laporan media pemerintah Iran dan kantor berita Fars, serangan tersebut menyebabkan 8 orang tewas dan 95 lainnya mengalami luka-luka.

Serangan terhadap Jembatan B1 disebut terjadi dua kali dalam waktu berdekatan. Sebelumnya, serangan yang melibatkan Israel juga menargetkan jembatan tersebut dan menimbulkan korban. Serangan terbaru bahkan terjadi saat tim penyelamat tengah melakukan evakuasi korban dari serangan pertama.

Konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran sendiri telah berlangsung sejak 28 Februari 2026 dan telah menelan ribuan korban jiwa.

Dalam pernyataan sebelumnya, Trump mengklaim perang akan segera berakhir, namun tetap melontarkan ancaman keras terhadap Iran.

“Dalam dua hingga tiga minggu ke depan, kita akan membawa mereka kembali ke zaman batu,” ujar Trump dalam pidatonya.

Situasi ini menambah ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah dan memicu kekhawatiran dunia internasional terhadap eskalasi konflik yang semakin meluas. (*)


Poin Utama Berita

  • Donald Trump umumkan serangan terbaru AS ke Iran.
  • Jembatan B1 di Karaj hancur, salah satu jembatan tertinggi di Timur Tengah.
  • Korban mencapai 8 tewas dan 95 luka-luka.
  • Iran mengecam serangan, sebut sebagai bentuk “keruntuhan moral”.
  • Serangan terjadi saat proses evakuasi korban sebelumnya berlangsung.
  • Konflik AS-Israel vs Iran telah berlangsung sejak Februari 2026 dan menelan ribuan korban.
  • Trump ancam serangan lanjutan jika Iran tidak mau berunding.