Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
INTERNASIONALPERISTIWA

Trump–Xi Bertemu 14-15 Mei di Beijing, Bahas Perdagangan hingga Taiwan di Tengah Ketegangan Global

55
×

Trump–Xi Bertemu 14-15 Mei di Beijing, Bahas Perdagangan hingga Taiwan di Tengah Ketegangan Global

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

WASHINGTON | Sentrapos.co.id – Presiden Amerika Serikat Donald Trump dijadwalkan menggelar pertemuan penting dengan Presiden China Xi Jinping di Beijing pada 14–15 Mei 2026. Pertemuan ini disebut sebagai momen yang telah lama dinantikan di tengah dinamika geopolitik global.

Gedung Putih mengonfirmasi bahwa kunjungan tersebut menjadi lawatan pertama Trump ke China sejak kembali menjabat pada Januari 2025. Awalnya, agenda ini dijadwalkan berlangsung pada akhir Maret hingga awal April, namun ditunda karena fokus Washington pada konflik yang melibatkan Iran.

Juru Bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, menyampaikan bahwa kedua pemimpin akan membahas sejumlah isu strategis yang menjadi perhatian dunia.

“Perwakilan kami sedang menyelesaikan persiapan untuk kunjungan bersejarah ini. Presiden sangat menantikan pertemuan dengan Presiden Xi,” ujar Leavitt dalam konferensi pers, Rabu (25/3/2026).

Trump juga mengonfirmasi langsung melalui media sosial bahwa pertemuan tersebut akan berlangsung selama dua hari dan diyakini menjadi momentum penting bagi hubungan bilateral kedua negara.

“Saya sangat menantikan untuk menghabiskan waktu bersama Presiden Xi dalam apa yang saya yakin akan menjadi peristiwa monumental,” tulis Trump.

Selain pertemuan di Beijing, Gedung Putih juga mengungkapkan rencana kunjungan balasan. Trump dan Ibu Negara Melania Trump akan menjamu Xi Jinping dan istrinya Peng Liyuan di Washington pada waktu yang akan diumumkan kemudian.

Pertemuan puncak ini berlangsung di tengah sejumlah isu global yang masih memanas, termasuk konflik yang melibatkan Iran. Pemerintah AS memperkirakan operasi militer yang dimulai sejak akhir Februari akan selesai dalam rentang empat hingga enam minggu.

Meski demikian, Washington tetap optimistis agenda diplomatik dengan Beijing dapat berjalan sesuai rencana.

Sejak tercapainya kesepakatan gencatan sementara dalam perang dagang antara Amerika Serikat dan China pada Oktober 2025, hubungan kedua negara menunjukkan tren perbaikan.

Pertemuan Trump dan Xi kali ini diproyeksikan akan fokus pada sejumlah isu krusial, mulai dari perdagangan bilateral, stabilitas kawasan, hingga isu sensitif seperti Taiwan.

Selain itu, Trump juga berupaya mendorong peningkatan pembelian produk pertanian Amerika oleh China sebagai bagian dari strategi ekonomi menjelang pemilu paruh waktu pada November mendatang.

Pertemuan ini dinilai menjadi langkah strategis dalam menentukan arah hubungan dua kekuatan ekonomi terbesar dunia di tengah ketidakpastian global. (*)


Poin Utama

  • Trump dan Xi Jinping akan bertemu 14–15 Mei 2026 di Beijing
  • Kunjungan Trump sempat ditunda akibat konflik Iran
  • Pertemuan bahas perdagangan, Taiwan, dan stabilitas global
  • AS dorong China tambah impor produk pertanian
  • Hubungan AS-China mulai membaik pasca gencatan dagang 2025
  • Akan ada kunjungan balasan Xi ke Washington
  • Pertemuan dinilai krusial bagi ekonomi dan geopolitik dunia