PROBOLINGGO | Sentrapos.co.id – Polres Probolinggo bergerak cepat menangani kasus hilangnya tujuh koper milik wisatawan mancanegara (wisman) asal Thailand di kawasan Gunung Bromo.
Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif menyatakan pihaknya telah membentuk tim khusus (timsus) untuk mempercepat pengungkapan kasus yang dinilai berpotensi mencoreng citra keamanan destinasi wisata unggulan tersebut.
“Benar, kami telah menerima laporan terkait dugaan kehilangan tujuh koper milik wisatawan asal Thailand. Kasus ini menjadi atensi karena menyangkut keamanan wisatawan mancanegara di wilayah hukum Polres Probolinggo,” ujar Latif, Selasa.
Laporan Diterima, Satreskrim Lakukan Penyelidikan
Peristiwa terjadi pada Minggu (15/2) saat rombongan wisman memarkir kendaraan di Pendapa Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo. Seluruh koper disimpan di dalam mobil yang telah dikunci.
Namun, ketika sopir dan rombongan kembali ke kendaraan, kondisi barang sudah berantakan dan tujuh koper berisi barang berharga dilaporkan hilang.
Polisi menerima laporan resmi pada hari yang sama dan langsung melakukan langkah penyelidikan, termasuk pengecekan rekaman CCTV di sekitar lokasi.
“Saat ini Satreskrim telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang berada di sekitar tempat kejadian perkara guna mengungkap peristiwa tersebut secara terang dan tuntas,” tegasnya.
Jaga Citra Keamanan Wisata Bromo
Kapolres menegaskan pembentukan tim khusus dilakukan sebagai bentuk komitmen kepolisian menjaga keamanan destinasi wisata internasional seperti Gunung Bromo.
“Kami berkomitmen mengungkap kejadian ini secara profesional serta memberikan rasa aman kepada seluruh wisatawan, baik mancanegara maupun domestik,” ujarnya.
Hingga kini, proses penyelidikan masih berlangsung. Polisi juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian tersebut untuk segera melapor guna membantu percepatan pengungkapan kasus.
Kasus ini menjadi perhatian serius karena Gunung Bromo selama ini dikenal sebagai salah satu ikon pariwisata nasional yang aman dan kondusif bagi wisatawan. (*)




















