JAKARTA | Sentrapos.co.id – Di tengah badai cibiran publik, kisah Khairun Nisa (23), perempuan asal Palembang yang sempat viral karena menyamar sebagai pramugari, berujung pada secercah harapan baru. Nisa justru mendapat tawaran pendidikan pramugari secara gratis dari lembaga pendidikan penerbangan ternama, Aeronef Academy.
Aeronef Academy, sekolah pramugari–pramugara, kapal pesiar, dan perhotelan, secara terbuka menyatakan kesiapannya membiayai pendidikan Nisa agar dapat meraih mimpinya secara sah dan profesional.
“Mungkin kak Nisa saat ini sedang bersedih. Namun perlu diketahui, kegagalan bukanlah akhir dari segalanya, melainkan awal dari cerita baru yang lebih hebat,” tulis Aeronef Academy melalui akun Instagram resminya, Rabu (14/1/2026).
Dari Kasus Viral ke Jalan Baru Masa Depan
Seperti diberitakan sebelumnya, Nisa diamankan petugas di Bandara Internasional Soekarno-Hatta setelah diketahui menyamar sebagai pramugari Batik Air. Namun, fakta di balik peristiwa tersebut mengungkap bahwa Nisa merupakan korban penipuan berkedok sekolah pramugari, dengan total kerugian mencapai Rp30 juta.
Kisah perjuangan Nisa untuk membahagiakan orang tuanya dan mewujudkan cita-cita menjadi pramugari dinilai Aeronef Academy sebagai bentuk ketulusan dan semangat yang patut diapresiasi, bukan dihakimi.
Aeronef Academy: Kegagalan Bukan Akhir Segalanya
Pihak Aeronef Academy menegaskan bahwa pengalaman pahit dan rasa malu tidak seharusnya menjadi penghalang masa depan seseorang. Menurut mereka, kegagalan adalah proses pembelajaran menuju kesuksesan yang sesungguhnya.
“Fokus ke masa depan. Cara terbaik membalas kebaikan orang tua adalah dengan benar-benar sukses menjadi pramugari, dengan ilmu dan sertifikasi resmi,” tulis Aeronef Academy.
Lembaga pendidikan tersebut juga mengajak Nisa untuk segera menghubungi pihaknya guna mendapatkan informasi lebih lanjut terkait program pendidikan gratis yang ditawarkan.
“Mari berjuang bersama Aeronef Academy. Let your dreams touch the sky,” demikian pernyataan penutup mereka.
Pelajaran dari Peristiwa Viral
Kasus yang dialami Khairun Nisa menjadi pengingat penting bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap praktik penipuan berkedok pendidikan. Di sisi lain, respons Aeronef Academy menunjukkan bahwa empati dan solusi konkret dapat menjadi jalan pemulihan bagi korban, sekaligus membuka masa depan yang lebih baik. *




















