Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
INTERNASIONALPERISTIWA

Kapal Induk Terbesar AS Terbakar di Laut Merah! USS Gerald R. Ford Terpaksa Menepi di Yunani, Ratusan Awak Terdampak

76
×

Kapal Induk Terbesar AS Terbakar di Laut Merah! USS Gerald R. Ford Terpaksa Menepi di Yunani, Ratusan Awak Terdampak

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA | Sentrapos.co.id – Kapal induk tercanggih milik Amerika Serikat, USS Gerald R. Ford, terpaksa menghentikan sementara misinya setelah mengalami kebakaran hebat saat beroperasi di Laut Merah dalam operasi militer melawan Iran.

Kapal perang terbesar di dunia itu kini diperkirakan akan berlabuh sementara di Teluk Souda, Pulau Kreta, Yunani, untuk pemulihan pasca insiden. Keputusan ini diambil setelah kebakaran menyebabkan dampak signifikan terhadap awak kapal.

Insiden terjadi di area laundry utama kapal dan membutuhkan waktu berjam-jam untuk dikendalikan. Kebakaran tersebut memicu kepanikan di antara ribuan awak yang bertugas.

“Kebakaran terjadi di ruang laundry utama dan tidak terkait dengan pertempuran. Api berhasil dipadamkan,” demikian pernyataan otoritas Angkatan Laut AS.


Ratusan Awak Terdampak, Evakuasi Dilakukan

Laporan pejabat AS menyebutkan hampir 200 pelaut mengalami cedera akibat paparan asap. Bahkan, satu anggota militer harus dievakuasi dari kapal untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Selain itu, sekitar 100 tempat tidur di kapal terdampak akibat insiden tersebut, menambah kompleksitas situasi di atas kapal yang membawa lebih dari 5.000 personel.

“Insiden ini menimbulkan dampak serius pada awak kapal, terutama akibat asap yang menyebar di dalam kapal.”


Misi Militer Terganggu di Tengah Konflik Iran

USS Gerald R. Ford merupakan tulang punggung operasi militer AS di kawasan Timur Tengah. Kapal ini membawa lebih dari 75 pesawat tempur, termasuk F/A-18 Super Hornet, serta dilengkapi radar canggih dan sistem tempur mutakhir.

Kehadirannya menjadi bagian dari operasi militer besar AS dan Israel yang telah menargetkan ribuan titik strategis di Iran sejak akhir Februari 2026.

Namun, insiden kebakaran ini memunculkan pertanyaan serius terkait kesiapan tempur dan kondisi moral awak kapal setelah penugasan panjang selama sembilan bulan.

“Lamanya penugasan dan insiden kebakaran menimbulkan kekhawatiran soal kesiapan operasional kapal induk ini.”


AS Tegaskan Kapal Masih Operasional

Meski mengalami kebakaran, pihak militer AS menegaskan bahwa sistem utama kapal, termasuk propulsi, tidak mengalami kerusakan dan kapal tetap dapat beroperasi.

Namun, keputusan untuk berlabuh sementara menunjukkan adanya kebutuhan evaluasi dan pemulihan sebelum kembali menjalankan misi penuh di kawasan konflik.


Sorotan Global dan Risiko Operasi

Insiden ini menjadi perhatian dunia karena USS Gerald R. Ford merupakan kapal induk paling mahal dan terbesar yang pernah dimiliki Amerika Serikat.

Dengan eskalasi konflik yang terus meningkat di Timur Tengah, gangguan terhadap aset militer utama seperti ini berpotensi memengaruhi dinamika operasi di lapangan.

“Kebakaran di kapal induk utama AS menjadi sinyal risiko tinggi dalam operasi militer skala besar di kawasan konflik.” (*)

Example 300250