SIMEULUE | Sentrapos.co.id — Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya video seorang wanita berinisial N, warga Desa Air Dingin, Kecamatan Simeulue Timur, Kabupaten Simeulue, yang disebut-sebut mengalami kesurupan sosok Nyi Roro Kidul.
Video berdurasi sekitar empat menit itu viral dan memicu berbagai spekulasi di tengah masyarakat. Dalam rekaman tersebut, N terlihat berbicara dalam kondisi tidak stabil saat menjalani pengobatan tradisional.
Camat Simeulue Timur, Ali Afwan, menegaskan bahwa video tersebut direkam tanpa izin dan kemudian disebarluaskan hingga menjadi konsumsi publik.
“Video itu direkam saat yang bersangkutan sedang menjalani pengobatan tradisional, lalu disebarkan tanpa izin,” ujar Ali Afwan.
Narasi Video Picu Spekulasi Warga
Dalam video tersebut, N mengaku dirasuki “hantu laut” yang dikaitkan dengan sosok Nyi Roro Kidul. Ia juga melontarkan pernyataan yang menyinggung dugaan peristiwa pembakaran rumah warga di wilayah setempat.
Narasi tersebut dinilai berpotensi menimbulkan kesalahpahaman dan memperkeruh situasi sosial di masyarakat.
Pemerintah Imbau Warga Tidak Terprovokasi
Pihak kecamatan menegaskan bahwa pernyataan dalam video tersebut tidak dapat dijadikan rujukan karena disampaikan dalam kondisi tidak sadar atau halusinasi.
“Kami minta masyarakat tidak mempercayai isi video tersebut dan tidak menyebarkannya lagi agar tidak menimbulkan fitnah,” tegasnya.
Kepala Desa Minta Video Dihapus
Kepala Desa Air Dingin, Ismadi Alamsyah, membenarkan bahwa perempuan dalam video tersebut merupakan warganya.
Ia menyayangkan penyebaran video yang dilakukan tanpa izin dan menilai hal itu merugikan pihak yang bersangkutan.
“Kami minta masyarakat yang sudah menyebarkan video tersebut segera menghapusnya,” kata Ismadi.
Edukasi Literasi Digital Jadi Kunci
Kasus ini menjadi pengingat pentingnya literasi digital di tengah masyarakat. Penyebaran konten tanpa verifikasi tidak hanya melanggar etika, tetapi juga berpotensi menimbulkan konflik sosial dan fitnah.
Masyarakat diimbau untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial serta tidak mudah percaya terhadap konten yang belum jelas kebenarannya.
“Hentikan penyebaran konten yang belum terverifikasi dan berpotensi merugikan orang lain,” (*)
Poin Utama Berita
- Video wanita kesurupan viral di Simeulue
- Dikaitkan dengan sosok mitologi Nyi Roro Kidul
- Video direkam saat pengobatan tradisional tanpa izin
- Camat minta warga tidak percaya dan tidak menyebarkan
- Pernyataan dalam video dinilai berpotensi menimbulkan fitnah
- Kepala desa minta video dihapus
- Literasi digital dan bijak bermedsos sangat penting

















