Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
VIRAL

Video Viral SPPG Disebut Milik Gubernur Lampung, BGN Tegaskan Salah Ucap dan Bukan Afiliasi

35
×

Video Viral SPPG Disebut Milik Gubernur Lampung, BGN Tegaskan Salah Ucap dan Bukan Afiliasi

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA | Sentrapos.co.id – Video inspeksi mendadak (sidak) ke dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Bumi Waras, Kota Bandar Lampung, viral di media sosial setelah muncul narasi yang menyebut fasilitas tersebut milik Gubernur Lampung.

Dalam video yang diunggah akun TikTok urban_daily pada Kamis (26/2/2026), dapur pengelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) itu dikaitkan dengan nama Rahmat Mirzani Djausal melalui yayasan yang menaunginya.

Sidak tersebut dilakukan oleh Wakil Kepala Bidang Operasional Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, di Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Garuntang, Kecamatan Bumi Waras.

Berawal dari Potongan Video

Kunjungan itu merupakan tindak lanjut agenda rapat konsolidasi dan evaluasi program MBG tingkat Provinsi Lampung yang digelar di Hotel Novotel Lampung pada 14 Februari 2026.

Dalam rekaman yang beredar, Sony terlihat menanyakan yayasan yang menaungi SPPG tersebut. Seorang pria berkemeja batik lengan panjang spontan menyebut nama gubernur. Cuplikan itulah yang kemudian memicu spekulasi di media sosial.

Padahal, sidak lebih difokuskan pada aspek teknis dapur. Area produksi dinilai tertata dan bersih. Namun, Sony mencatat kekurangan pada Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang belum dilengkapi penyaring lemak.

BGN Lampung: Tidak Ada Afiliasi

Pria dalam video tersebut diketahui bernama Gede, Kepala Regional SPPG Lampung atau perpanjangan tangan BGN Pusat. Ia membantah adanya keterkaitan dapur SPPG Bumi Waras dengan gubernur.

“Itu salah ucap saja karena kebetulan ada banner Pak Gubernur. Saat ditanya banner itu milik siapa, saya menyebut Pak Gub. Tapi video yang beredar tidak utuh,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (26/2/2026).

Gede menegaskan, tidak ada keterlibatan Rahmat Mirzani Djausal sebagai pemilik atau pengelola dapur tersebut. Kehadiran gubernur sebelumnya hanya dalam kapasitas peresmian.

“Beliau tidak memiliki dapur itu. Kehadiran beliau hanya sebatas peresmian,” tegasnya.

Ia juga mengaku telah meminta maaf kepada pihak gubernur dan melakukan klarifikasi langsung kepada yayasan pengelola SPPG. BGN berharap pemberitaan yang beredar dapat meluruskan informasi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.

Imbauan Transparansi dan Akurasi Informasi

Kasus ini menjadi pengingat pentingnya verifikasi dan penyajian informasi secara utuh sebelum disebarluaskan. Program Makan Bergizi Gratis sendiri merupakan program strategis nasional yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat.

BGN memastikan pengelolaan SPPG dilakukan sesuai standar operasional dan tata kelola yang berlaku, serta terbuka terhadap pengawasan publik.

(*)

Example 300250