JAKARTA | Sentrapos.co.id — Sebuah video yang menampilkan anak-anak di Kecamatan Sepauk, Kalimantan Barat mengeluhkan kondisi jalan rusak dan belum teraspal, viral di media sosial, Sabtu (28/3/2026).
Dalam video tersebut, anak-anak secara lantang menyampaikan keluh kesah mereka kepada pemerintah provinsi.
“Kami dari Bedayan, SP3, Kalimantan Barat, Kecamatan Sepauk, ingin menyampaikan jalan kami yang lincah, lecut, lecut, karena gubernur kami itu kerjanya molor, tidur, ya, pingsan,” ujar salah seorang anak.
“Mikirin kaya sendiri, enggak mikirin masyarakat yang banyak,” tambah anak lainnya.
Salah satu anak bahkan menyampaikan keinginannya agar Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat, dapat menjadi gubernur di wilayahnya untuk sementara waktu.
“Entah percuma jadi gubernur, mending Kang Dedi yang jadi gubernur dua bulan,” celetuk anak tersebut.
Video ini memicu reaksi beragam dari netizen, yang menyoroti kecerdasan anak-anak dalam menilai kinerja pemerintah. Beberapa komentar warganet antara lain:
- “Tolong selamatkan dulu ini bocil, lentur banget kaya ulat sagu,” tulis @natanel_lim.
- “Anak-anak cerdas sudah mulai bisa menilai kerja gubernurnya,” tulis @auntylenskitchen.
- “Bapaaaaaak! Noh anak-anak udah bisa protes! Kaga malu pak?,” tulis @miyozaki399.
Kejadian ini menjadi sorotan publik karena menunjukkan kepedulian anak-anak terhadap kondisi infrastruktur daerahnya, sekaligus menjadi cermin kritik terhadap kinerja pemerintah daerah. (*)
Poin Utama Berita
- Video anak-anak Kecamatan Sepauk, Kalimantan Barat, viral karena protes jalan rusak dan belum teraspal.
- Anak-anak secara tegas menyoroti kinerja gubernur dan pemerintah provinsi.
- Salah satu anak menyarankan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menjadi gubernur sementara di wilayah mereka.
- Netizen memberikan beragam komentar, menyoroti kecerdasan dan kepedulian anak-anak.
- Kasus ini menjadi sorotan publik karena mencerminkan kritik masyarakat terhadap infrastruktur dan pelayanan pemerintah.



















