Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
PERISTIWAVIRAL

Viral ASN Pemprov DKI Diduga Mabuk Masuk Rumah Warga di Pademangan, Museum Bahari Tegaskan Hoaks

104
×

Viral ASN Pemprov DKI Diduga Mabuk Masuk Rumah Warga di Pademangan, Museum Bahari Tegaskan Hoaks

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA | Sentrapos.co.id – Sebuah video yang menarasikan seorang aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam kondisi mabuk dan masuk ke rumah warga di kawasan Pademangan, Jakarta Utara, viral di media sosial.

Dalam video yang beredar pada Jumat (13/3/2026), terlihat seorang pria mengenakan seragam dinas putih ASN sedang diinterogasi oleh warga. Pria tersebut tampak berbicara tidak jelas dan kemudian tertidur di dalam rumah warga, sehingga memunculkan dugaan bahwa ia berada di bawah pengaruh minuman keras atau obat-obatan terlarang.

Namun pihak Unit Pengelola (UP) Museum Bahari Jakarta memastikan narasi yang beredar di media sosial tersebut tidak benar.

Kepala UP Museum Bahari Jakarta, Mis’ari, menyatakan bahwa pria dalam video berinisial NS merupakan staf umum Museum Bahari dan tidak dalam kondisi mabuk seperti yang dituduhkan.

“Informasi yang menyebutkan yang bersangkutan mengonsumsi minuman keras atau obat-obatan terlarang itu tidak benar,” ujar Mis’ari dalam keterangan tertulis, Jumat (13/3/2026).

Sedang Menjalani Perawatan Kesehatan

Mis’ari menjelaskan pihaknya telah menelusuri kejadian tersebut dan bahkan langsung mendatangi rumah NS di kawasan Rawa Badak Selatan, Kecamatan Koja, Jakarta Utara.

Dari hasil klarifikasi kepada pihak keluarga, diketahui bahwa NS sedang menjalani rawat jalan di salah satu rumah sakit swasta di Jakarta Utara.

“Berdasarkan keterangan keluarga, dalam satu bulan terakhir NS memang sedang menjalani rawat jalan di rumah sakit,” jelasnya.

Istri NS juga menyampaikan bahwa dalam beberapa hari terakhir yang bersangkutan sering mengalami kecemasan yang cukup intens, sehingga kondisinya tidak stabil.

Imbauan Tidak Sebarkan Informasi Tanpa Verifikasi

Mis’ari menyayangkan beredarnya video dengan narasi yang belum diverifikasi kebenarannya di sejumlah akun media sosial.

Ia mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menyebarkan informasi serta memastikan fakta sebelum menyimpulkan suatu kejadian.

“Saya mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menyebarkan informasi serta memastikan kebenaran suatu peristiwa sebelum dipublikasikan,” tegasnya.

Ia juga berharap masyarakat tidak terburu-buru membuat kesimpulan yang dapat merugikan pihak tertentu.

“Saat ini yang bersangkutan memang sedang dalam kondisi kesehatan yang kurang baik. Kami mohon doa dan dukungan agar yang bersangkutan dapat segera pulih,” ujarnya.

Dikenal Sebagai Pegawai yang Baik

Menurut Mis’ari, selama bekerja di Museum Bahari, NS dikenal sebagai pegawai yang memiliki hubungan kerja baik dengan rekan-rekannya.

NS juga disebut aktif terlibat dalam program pengembangan budi daya ikan di lingkungan Museum Bahari Jakarta.

“Selama di kantor tidak ada hal yang mencurigakan. Beliau bekerja dan berinteraksi seperti biasa,” kata Mis’ari.

Ia menambahkan, NS baru bergabung sebagai staf di Museum Bahari Jakarta sejak November 2025.

Kasus viral ini kembali menjadi pengingat pentingnya verifikasi informasi sebelum menyebarkannya di media sosial, agar tidak menimbulkan kesalahpahaman maupun merugikan pihak tertentu. (*)

Example 300250