SITUBONDO | Sentrapos.co.id – Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, menawarkan solusi pekerjaan alternatif bagi para pekerja lady companion (LC) atau pemandu lagu yang terdampak penutupan kafe selama Ramadan 2026.
Langkah tersebut disampaikan langsung oleh Bupati yang akrab disapa Mas Rio melalui siaran langsung di platform TikTok, saat menerima keluhan dari perwakilan pekerja LC terkait hilangnya penghasilan menjelang Lebaran.
LC Mengeluh Tak Punya Penghasilan
Dalam siaran langsung tersebut, seorang perempuan yang mengaku sebagai perwakilan LC menyampaikan bahwa seluruh kafe di Situbondo ditutup selama satu bulan penuh selama Ramadan.
“Malam takbiran itu dibuka tidak, Pak?” tanya perwakilan LC dalam siaran tersebut.
Kondisi ini membuat puluhan pekerja kehilangan sumber penghasilan, termasuk untuk kebutuhan menjelang Hari Raya Idulfitri.
Bupati Tawarkan Solusi: Alih Profesi
Menanggapi hal itu, Mas Rio tidak memberikan kepastian soal pembukaan kembali kafe. Ia justru menawarkan solusi alternatif berupa peluang kerja baru di luar profesi LC.
“Cari kerja lain saja, mau enggak?” ujar Mas Rio.
Saat perwakilan LC menyatakan kesediaannya, Bupati langsung meminta pendataan seluruh pekerja untuk difasilitasi pelatihan dan penyaluran kerja.
“Kumpulkan semua LC, saya carikan kerjaan lain. Berhenti saja jadi LC, nanti dilatih,” tegasnya.
Lebih dari 50 Pekerja Terdampak
Dalam percakapan tersebut terungkap bahwa jumlah pekerja LC di Situbondo mencapai lebih dari 50 orang, sebagian besar merupakan janda yang menggantungkan hidup dari pekerjaan tersebut.
Pemerintah daerah berkomitmen memberikan solusi konkret agar para pekerja tetap memiliki penghasilan yang layak dan berkelanjutan.
Pelatihan Disiapkan Usai Lebaran
Mas Rio memastikan program pelatihan dan penyaluran kerja akan dilakukan setelah Lebaran. Ia juga membuka komunikasi langsung dengan para pekerja untuk proses pendataan.
“Setelah Lebaran dikumpulkan semua ya, DM saja,” ujarnya.
Langkah ini dinilai sebagai upaya pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan sosial sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat terdampak kebijakan penutupan tempat hiburan selama Ramadan. (*)




















