Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
DAERAHPERISTIWAVIRAL

Viral! Detik-Detik Nelayan Diserang Buaya di Nunukan, Tangan Digigit hingga Luka Parah, Selamat Berkat Aksi Heroik Teman

53
×

Viral! Detik-Detik Nelayan Diserang Buaya di Nunukan, Tangan Digigit hingga Luka Parah, Selamat Berkat Aksi Heroik Teman

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Sentrapos.co.id | NUNUKAN – Seorang nelayan nyaris kehilangan nyawa setelah diserang buaya saat beraktivitas di Sungai Mansapa, Minggu (22/3/2026).

Korban bernama Ismail (45) mengalami luka serius di bagian tangan kiri akibat gigitan buaya, namun berhasil selamat berkat pertolongan rekannya.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 10.00 WITA saat korban tengah mencuci tali rumput laut di sungai.

Tanpa disadari, seekor buaya mendekat dan langsung menyerang korban dari jarak dekat.

Kronologi Serangan Buaya

Menurut Kasi Humas Polres Nunukan, Ipda Sunarwan, korban sempat diperingatkan oleh rekannya yang melihat keberadaan buaya.

“Korban sempat diteriaki temannya agar segera naik ke darat karena ada buaya,” ujarnya.

Namun serangan terjadi begitu cepat. Buaya tersebut langsung menggigit tangan kiri korban sebelum akhirnya berusaha menyeretnya.

Korban berupaya melawan dan menyelamatkan diri di tengah kondisi panik.

Aksi Heroik Penyelamatan

Keselamatan korban tak lepas dari aksi cepat rekannya yang berada di lokasi.

Dengan menggunakan kayu, rekan korban memukul bagian moncong buaya hingga hewan tersebut melepaskan gigitannya.

Aksi spontan tersebut menjadi penentu keselamatan korban dari ancaman maut.

Setelah berhasil lepas, korban segera dievakuasi dalam kondisi luka cukup parah.

Dilarikan ke Rumah Sakit

Luka korban sempat dibalut seadanya menggunakan sarung sebelum akhirnya dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat.

Karena kondisi luka cukup serius, korban kemudian dirujuk ke RSUD Nunukan untuk mendapatkan penanganan medis intensif.

“Korban dirujuk ke RSUD Nunukan karena luka cukup parah,” kata Sunarwan.

Warga Resah Ancaman Buaya

Insiden ini kembali memicu kekhawatiran warga terkait meningkatnya kemunculan buaya di wilayah tersebut.

Serangan buaya disebut bukan pertama kali terjadi, bahkan dalam beberapa tahun terakhir kasus serupa kerap berulang.

Ketua RT setempat, Habir, menyampaikan keresahan masyarakat yang sebagian besar menggantungkan hidup di perairan.

“Kalau nyawa buaya dilindungi, masa nyawa manusia tidak? Mana lebih penting,” ujarnya.

Desakan Penanganan Serius

Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi ancaman buaya yang dinilai semakin membahayakan keselamatan masyarakat.

Perlindungan terhadap warga dan mitigasi konflik satwa liar menjadi kebutuhan mendesak di kawasan tersebut. (*)