Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
PERISTIWAVIRAL

Viral Video Dua Pria Diamankan Warga di Tambora, Polisi Tegaskan Tidak Ada Prostitusi Online

22
×

Viral Video Dua Pria Diamankan Warga di Tambora, Polisi Tegaskan Tidak Ada Prostitusi Online

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Jakarta | Sentrapos.co.id – Sebuah video viral menampilkan dua pria tengah diinterogasi oleh warga di kawasan Tambora, Jakarta Barat, setelah diduga melakukan aktivitas mesum dengan pasangan sejenis. Kejadian ini berlangsung di sebuah kontrakan pada Senin (30/3/2026) tengah malam.

“Nih kena gerebek b*****a nih, udah dari bulan puasa gua pantau. Mau ngelak lu?” ujar seorang warga dalam rekaman video yang beredar di media sosial.

Kanit Reskrim Polsek Tambora, AKP Sudrajat Djumantara, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, warga melaporkan aktivitas kedua pria itu, dan pihak kepolisian kemudian mengamankan keduanya.

“Dari keterangan yang kami ambil, mereka memang janjian melalui aplikasi kencan online. Jadi, keduanya bertemu di kontrakan atas dasar suka sama suka,” jelas AKP Sudrajat.

Polisi menegaskan tidak ditemukan praktik prostitusi maupun transaksi seksual dalam kasus ini. Kedua pria tersebut masih diamankan di kantor polisi, sementara langkah selanjutnya melibatkan koordinasi dengan Dinas Sosial dan Satpol PP untuk pembinaan.

“Jika memang tidak ada pelanggaran, maka Satpol PP dan Dinas Sosial akan membina keduanya,” imbuh Sudrajat.

Kejadian ini menjadi sorotan publik setelah video penggerebekan tersebar luas, menimbulkan diskusi terkait privasi, moral, dan penggunaan aplikasi kencan di masyarakat. (*)


Poin Utama Berita

  • Dua pria diamankan warga di Tambora, Jakarta Barat, setelah video penggerebekan viral di media sosial.
  • Kedua pria bertemu melalui aplikasi kencan online dan bertemu di kontrakan atas dasar suka sama suka.
  • Polisi menegaskan tidak ada praktik prostitusi atau transaksi seksual.
  • Kedua pria masih ditahan, akan dibina melalui koordinasi dengan Dinas Sosial dan Satpol PP.
  • Kasus memicu perdebatan publik terkait privasi dan penggunaan aplikasi kencan.