Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
PERISTIWAVIRAL

Viral! Duel Kades vs Aktivis di Probolinggo Dekat Tambang, Warga Teriak Minta Dihentikan

23
×

Viral! Duel Kades vs Aktivis di Probolinggo Dekat Tambang, Warga Teriak Minta Dihentikan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

PROBOLINGGO | Sentrapos.co.id — Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya video duel antara seorang kepala desa (kades) dan aktivis di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Peristiwa tersebut terekam dalam dua potongan video berdurasi 16 detik dan 12 detik yang viral melalui pesan berantai WhatsApp, Jumat (10/4/2026).

Dalam rekaman itu, terlihat seorang kades berinisial M terlibat perkelahian dengan seorang aktivis berinisial J di sekitar area tambang batuan. Sejumlah warga yang berada di lokasi tampak berusaha melerai pertikaian tersebut.

“Ella gi, ella gi (jangan pak kades jangan),” teriak warga yang mencoba menghentikan perkelahian, sebagaimana terdengar dalam video yang beredar.

Insiden tersebut diketahui terjadi di kawasan tambang batuan Sungai Pancar Glagas, Kecamatan Pakuniran. Lokasi kejadian berada di dekat alat berat yang diduga sedang beroperasi saat peristiwa berlangsung.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, konflik dipicu oleh persoalan perebutan lahan tambang yang melibatkan kedua pihak. Namun hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai kronologi lengkap kejadian tersebut.

Video yang beredar memicu beragam reaksi publik. Banyak warganet menyayangkan aksi kekerasan yang melibatkan seorang pejabat publik, terlebih terjadi di ruang terbuka dan menjadi tontonan warga.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi terkait langkah hukum atau mediasi yang dilakukan aparat setempat. Pihak berwenang diharapkan segera melakukan klarifikasi untuk meredam spekulasi yang berkembang di masyarakat. (*)


Poin Utama Berita

  • Video duel kades vs aktivis di Probolinggo viral di WhatsApp
  • Perkelahian terjadi di area tambang batuan Sungai Pancar Glagas
  • Warga berupaya melerai, terdengar teriakan minta dihentikan
  • Diduga dipicu konflik perebutan lahan tambang
  • Belum ada keterangan resmi dari kedua pihak
  • Publik soroti aksi kekerasan yang melibatkan pejabat desa
  • Aparat diharapkan segera klarifikasi dan tindak lanjuti