SURABAYA | Sentrapos.co.id — Aksi sekelompok remaja yang diduga gangster membawa senjata tajam (sajam) di Surabaya viral di media sosial dan memicu keresahan warga. Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Jalan Prof. Dr. Moestopo pada Minggu (5/4) dini hari.
Dalam video yang beredar, tampak sejumlah remaja laki-laki berlarian di jalan, sebagian terlihat membawa senjata tajam jenis celurit. Situasi tersebut memicu kekhawatiran masyarakat terkait maraknya aksi tawuran antar-gangster di wilayah kota.
Kasi Humas Polrestabes Surabaya, AKP Hadi Ismanto, mengungkapkan bahwa aparat kepolisian berhasil mengamankan delapan orang pelaku yang diduga terlibat dalam aksi tawuran tersebut.
“Anggota Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya bersama Tim Respati Sat Samapta mengamankan 8 pelaku tawuran antar gangster, 2 orang di antaranya membawa senjata tajam,” ujar Hadi, Selasa (7/4/2026).
Penangkapan berawal dari laporan warga terkait adanya aksi tawuran di perempatan lampu lalu lintas Jalan Dr. Moestopo. Polisi yang melakukan patroli langsung bergerak ke lokasi dan melakukan penindakan cepat.
Dari hasil pengamanan, petugas menemukan dua bilah senjata tajam jenis celurit yang digunakan dalam aksi tersebut. Selain itu, dua unit telepon genggam turut diamankan sebagai barang bukti.
“Pelaku berikut barang bukti telah diamankan dan dibawa ke Mapolrestabes Surabaya untuk proses pemeriksaan lebih lanjut,” tambahnya.
Dari delapan orang yang diamankan, dua di antaranya ditetapkan sebagai tersangka, yakni ABS (22) warga Kapas Madya Baru dan EBS (17) warga Kedinding. Keduanya diduga melanggar Pasal 307 KUHP terkait tindak pidana kekerasan.
Polisi menegaskan akan terus meningkatkan patroli, khususnya pada jam rawan, guna menekan aksi kriminalitas jalanan yang meresahkan masyarakat. (*)
Poin Utama Berita
- Viral video gangster bersenjata tajam di Surabaya memicu keresahan warga
- Polisi amankan 8 pelaku tawuran di Jalan Dr. Moestopo
- Dua pelaku kedapatan membawa celurit dan ditetapkan sebagai tersangka
- Barang bukti berupa dua sajam dan dua handphone diamankan
- Penangkapan hasil patroli cepat setelah laporan warga
- Polisi tingkatkan patroli untuk cegah aksi gangster dan tawuran

















