Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
PERISTIWAVIRAL

Viral Guru MTs di Depok Diduga Tawarkan Jasa Seksual, Yayasan Pecat, Polisi Lakukan Penelusuran

34
×

Viral Guru MTs di Depok Diduga Tawarkan Jasa Seksual, Yayasan Pecat, Polisi Lakukan Penelusuran

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

DEPOK | Sentrapos.co.id – Kasus dugaan oknum guru Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Sawangan, Kota Depok, Jawa Barat, yang menawarkan layanan seksual di wilayah Pamulang, Tangerang Selatan, viral dan memicu keresahan warga.

Terduga pelaku berinisial IK disebut-sebut menawarkan jasa tersebut secara langsung kepada warga di kawasan Benda Baru, Pamulang, pada Kamis (26/3/2026) malam.

Aksi itu terungkap saat seorang warga yang tengah membeli bakso dihampiri pelaku, yang kemudian memberikan secarik kertas berisi daftar tarif layanan seksual. Tarif yang ditawarkan bervariasi, mulai dari Rp20.000 hingga Rp100.000.

Kapolsek Pamulang, AKP Galuh Febri Saputra, membenarkan adanya laporan tersebut dan menyebut pihaknya tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Ada seseorang yang menghampiri warga sambil menawarkan lembaran kertas terkait ajakan hubungan sesama jenis,” ujar Galuh, dikutip Sabtu (28/3/2026).

Peristiwa ini kemudian menyebar di lingkungan warga hingga keluarga korban. Warga pun memancing pelaku untuk kembali ke lokasi. Saat datang, IK langsung diamankan dan dimintai keterangan.

Dalam pemeriksaan oleh warga, ditemukan sejumlah barang termasuk obat bertuliskan Telado yang disebut sebagai bagian dari pengobatan penyakit tertentu. Namun, terkait kondisi kesehatan pelaku, pihak kepolisian belum dapat memastikan.

“Untuk kondisi kesehatan yang bersangkutan belum bisa dipastikan. Itu ranah medis dan harus melalui pemeriksaan dokter,” tegas Galuh.

Meski sempat diamankan warga, pelaku tidak diserahkan ke polisi dan dipulangkan setelah dimediasi. Warga hanya menyita ponsel pelaku serta membuat video pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya.

Sementara itu, pihak yayasan tempat IK mengajar langsung mengambil tindakan tegas. IK resmi dipecat tidak hormat setelah video aksinya viral di media sosial.

Perwakilan yayasan, Zarkasih, menyatakan keputusan tersebut diambil dalam rapat darurat bersama pihak sekolah.

“Yang bersangkutan sudah dinonaktifkan dan diberhentikan secara tegas setelah kasus ini viral,” ujarnya, Senin (30/3/2026).

IK diketahui telah mengajar sejak 2017 sebagai guru Bahasa Inggris dan operator sekolah. Selama ini, ia dikenal memiliki kinerja baik dan tidak menunjukkan perilaku mencurigakan.

Pihak yayasan juga memastikan tidak ada siswa yang menjadi korban dalam kasus ini. Meski demikian, koordinasi dengan instansi terkait terus dilakukan, termasuk dengan Dinas Kesehatan dan kepolisian.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Depok, Enjat Mujiat, membenarkan bahwa IK merupakan guru honorer yang telah mengajar sekitar 14 tahun di MTs tersebut.

Kemenag Depok berencana memanggil pihak sekolah untuk mendalami kasus ini secara administratif dan memastikan kronologi kejadian.

Saat ini, penanganan kasus sepenuhnya diserahkan kepada pihak kepolisian yang masih melakukan penelusuran dan pengumpulan bukti. (*)


Poin Utama Berita

  • Oknum guru MTs di Depok diduga tawarkan jasa seksual
  • Aksi terungkap saat pelaku mendatangi warga di Pamulang
  • Tarif yang ditawarkan berkisar Rp20 ribu hingga Rp100 ribu
  • Warga sempat mengamankan pelaku dan melakukan mediasi
  • Polisi masih menyelidiki dan kumpulkan bukti
  • Yayasan langsung pecat pelaku setelah video viral
  • Kemenag Depok akan panggil pihak sekolah
  • Tidak ada laporan korban dari kalangan siswa